Sumut Punya Potensi Jadi Tujuan Wisata Unik bagi Wisatawan Domestik dan Internasional

- Senin, 21 Februari 2022 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022022/_5646_Sumut-Punya-Potensi-Jadi-Tujuan-Wisata-Unik-bagi-Wisatawan-Domestik-dan-Internasional.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Perusahaan Konsultan dan Penasihat keberlanjutan terkemuka IndonesiaWISE telah menyelesaikan penelitian komprehensif selama bertahun-tahun di tujuan wisata terkenal di Sumatera Utara (Sumut) seperti Medan, Berastagi, Deli Serdang, Siantar, Danau Toba, Balige, Silangit dan lain-lain.Terkait hal itu, IndonesiaWISE menggelar seminar bertajuk 'Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Sumatera Utara' yang diselenggarakan di Prime Plaza Kualanamu Hotel, Deli Serdang.Seminar diikuti sekitar 100 delegasi mewakili pemangku kepentingan utama di industri seperti pemerintah, hotel, restoran, operator tur, pemasok UKM, media, lembaga akademik, LSM dan pakar.

Baca Juga : Ini Program Bobby Nasution untuk Memasyarakatkan Olahraga di Kota Medan

Hadir sebagai pembicara utama adalah Amol Titus selaku Sustainability Expert, Professor dan CEO IndonesiaWISE, Zumri Sulthony selaku Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Khoirum Rizal Kepala Dinas Pariwisata Deli Serdang, Agus Suriyono Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan dan Tetti Naibaho Kepala Dinas Pariwisata Samosir. Dalam kesempatan itu, Amol Titus menyoroti 10 poin utama dan saran untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Sumut berdasarkan penelitian proyek yang telah dilakukan."Sumatera Utara adalah salah satu provinsi yang paling beragam secara ekologi dan budaya di Indonesia dan bahkan di kawasan ASEAN". "Keanekaragaman lingkungannya tidak hanya kaldera Danau Toba yang spektakuler tetapi juga pegunungan, sungai, air terjun, dan hutan alam yang indah yang berisi banyak spesies hewan, burung, serangga, dan bunga langka.Keanekaragaman budaya mencakup orang-orang dari banyak etnis, agama dan tradisi. Ini dapat dilihat dalam berbagai bentuk seni, warisan arsitektur, musik, tari dan kuliner," papar Amol dalam keterangannya, Senin (21/02/2022).[br] Amol melanjutkan, kekayaan keragaman yang ditawarkan Sumut merupakan potensi untuk menjadi tujuan wisata yang unik bagi wisatawan domestik dan internasional. Hal ini sangat penting mengingat sektor pariwisata sangat vital bagi perekonomian dan lapangan kerja di provinsi yang terkena dampak buruk akibat pandemi Covid-19.Kemudian, untuk memanfaatkan potensi pariwisatanya dengan baik, Sumut harus mengadopsi praktik Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Aspek yang paling penting dari ini adalah pelestarian lingkungan alam yang masih asli. Hal ini menghadapi ancaman serius karena perbuatan manusia seperti penggundulan hutan, konstruksi berlebihan di daerah rapuh yang memicu erosi dan tanah longsor, pembalakan liar, perburuan liar dan kebakaran hutan."Konservasi harus menjadi prioritas bagi semua pemangku kepentingan dan hotel dapat mendorong tamunya untuk berkontribusi pada program konservasi yang kredibel yang sudah berjalan di Sumatera Utara," jelasnya.Selain itu, pengelolaan lingkungan juga memerlukan pengolahan limbah dan sampah secara tepat, yang mana ini merupakan masalah serius di seluruh Sumatera Utara karena kapasitas yang tidak memadai dan tidak adanya teknologi modern serta instalasi pengolahan. Limbah yang tidak diolah dan limbah industri merusak badan air seperti sungai dan danau. Hal ini perlu menjadi prioritas utama dalam proyek peningkatan infrastruktur.Dampak polusi, lanjutnya lagi, dari kendaraan harus diminimalkan di daerah yang kaya akan keanekaragaman ekologi seperti Sumut. Saat mengembangkan infrastruktur terkait konektivitas, hal ini perlu diingat. Penekanan lebih pada transportasi umum bersama, kendaraan listrik dan zona pejalan kaki atau bersepeda.[br] Pemeliharaan destinasi wisata menurut Amol perlu ditingkatkan dengan toilet yang layak, fasilitas bagi wisatawan berkebutuhan khusus, tempat sampah, pelabelan pohon langka dan penandaan peraturan bagi wisatawan. Larangan penggunaan plastik sekali pakai harus ditegakkan secara tegas. "Jika air minum bersih dapat disediakan, masalah botol air plastik yang berakhir di tempat pembuangan sampah dan badan air dapat dikurangi," terangnya.Kemudian, informasi yang lebih luas tentang keragaman budaya Sumut termasuk situs warisan, museum, situs wisata suku dan desa harus disusun dan disosialisasikan dengan baik melalui situs web dan kampanye. Tingkat kesadaran di kalangan wisatawan domestik bahkan di ibu kota negara Jakarta masih rendah.Untuk Pariwisata, kata Amol, harus terintegrasi. "Misalnya, wisatawan yang merencanakan kunjungan ke Danau Toba harus ditawarkan paket gabungan termasuk menginap di Medan, kunjungan ke Deli Serdang dan Bukit Lawang. Paket harus mencakup kombinasi destinasi lingkungan dan budaya.Festival dan kampanye perlu sosialisasi yang lebih baik melalui media sosial," sebutnya.Wisatawan Indonesia tambahnya, dengan pengeluaran tinggi setiap tahunnya mengunjungi destinasi regional seperti Malaysia, Singapura dan Thailand dalam jumlah besar. Dengan pengembangan bandara Kuala Namu dan Silangit, dilakukan upaya untuk mendorong persinggahan di Sumut. Sektor penerbangan dan hotel perlu membuat paket yang layak dan harga bersaing.Terakhir, kata Amol, sektor perhotelan harus lebih berperan dalam memanfaatkan produk lokal dari petani lokal dan UKM. Asosiasi industri harus berkontribusi dalam mengembangkan rantai pasokan lokal."Mereka juga harus memberikan kesempatan kepada seniman, musisi, penari, dan pembuat kerajinan lokal untuk berpartisipasi dalam acara mereka," pungkasnya.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Wisata

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Wisata

Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi

Wisata

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Wisata

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Wisata

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Wisata

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal