Program Revitalisasi Pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Samosir Berakhir, Ini Kata Bupati Vandiko T Gultom

- Minggu, 02 Januari 2022 08:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012022/_4146_Program-Revitalisasi-Pelestarian-Cagar-Budaya-di-Kabupaten-Samosir-Berakhir--Ini-Kata-Bupati-Vandiko-T-Gultom.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Bupati Samosir Vandiko T Gultom, didampingi Asisten I Waston Simbolon menghadiri syukuran tanda berakhirnya program revitalisasi pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir yang dilaksanakan Badan Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Aceh, di Huta Bolon Desa Simanindo, pertengahan pekan ini.

Dalam arahannya, Bupati Samosir mengucapkan rasa terima kasih kepada Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Aceh yang telah membantu pelestarian cagar budaya pada tiga lokasi di Kabupaten Samosir. “Pelestarian cagar budaya harus dilakukan, untuk mencegah hilangnya budaya. Budaya sebagai warisan tak ternilai sehingga harus betul-betul dijaga, pada tahun 2022 kita berkomitmen menetapkan anggaran khusus untuk penetapan cagar budaya di Samosir,” ucap Vandiko T Gultom, dilansir dari Samosirkab.go.id, Minggu (02/01/2022).

Bupati Samosir mengakui, sampai saat ini masih banyak yang harus direvitalisasi, dan sebagai bukti keseriusan akan pentingnya pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir telah dibentuk tim ahli cagar budaya dan telah memperoleh sertifikat pada bulan Maret 2020. Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersinergitas dalam menyambut revitalisasi cagar budaya di Samosir terutama kepada pemilik dan ahli waris.

Baca Juga : Kepada Kepala Desa, Wabup Samosir Ingatkan Transparansi dan Akuntabel dalam Pelaksanaan Kegiatan Desa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir juga memberikan proposal revitalisasi pada 2 lokasi yang sudah disurvey pada bulan April dan Mei kepada Kepala BPCB Propinsi Aceh. Di akhir Sambutannya, Bupati menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol yang Ketat selama libur Natal dan Tahun Baru untuk mencegah kenaikan kasus penyebaran Covid-19.

{br] Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Wilayah Aceh Sumut Normatias mengatakan bahwa pelestarian cagar budaya di Kabupaten Samosir dilaksanakan pada 3 lokasi yaitu Huta Bolon Desa Simanindo, Huta Pagar Batu Desa Pardomuan dan Huta Simarmata di Desa Hariara Pohan dan telah rampung untuk tahun 2021. Dengan adanya revitalisasi ini, Normatias berharap akan lebih banyak orang yang datang dan menikmati cagar budaya di Kabupaten Samosir. Selain revitaliasi rumah adat juga dilakukan penataan kawasan jalan.

Diakuinya, Samosir adalah surga yang begitu indah yang harus didatangi wisatawan dunia. Revitalisasi akan tetap dilaksanakan, guna mendukung program kawasan strategis super prioritas pariwisata nasional. Untuk itu Kepala BPCB, Normatias mengharapkan kerjasama yang baik dengan Pemkab Samosir agar segera menetapkan Cagar Budaya yang perlu direvitalisasi (legalitas formal dari Bupati). Rumah tradisional (rumah bolon) yang sudah direvitalisasi kiranya dapat dimanfaatkan untuk sebuah tempat gallery maupun homestay guna peningkatan perekonomian masyarakat.

Tiolina Sinambela, selaku pengelola Huta Bolon, merasa bangga dan terimakasih atas revitalisasi ini, dia berharap program revitalisasi pelestarian cagar budaya dapat terus berlangsung demi terjaganya cagar budaya yang ada di Kabupaten Samosir.

Baca Juga : Jelang Nataru, Bupati Samosir Monitoring Stabilitas Harga Pasar

Revitalisasi cagar budaya di Samosir mendapat sambutan yang baik dari Lembaga adat Partukkoan Samosir. Hal ini disampaikan Martua Simbolon bersama Jaubung Malau. “Kami bangga atas program pelestarian cagar budaya dan masih banyak situs yang perlu diperbaiki. Untuk itu, kami mohon agar tetap diperhatikan,” ucap Martua Simbolon. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Wisata

DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda

Wisata

Pengadaan 15 Ribu Jilbab Terindikasi Korupsi, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Deli Serdang

Wisata

Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin

Wisata

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober

Wisata

Gubernur Bobby Nasution Dampingi Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Infrastruktur di Tapteng

Wisata

Rekam Jejak Bersih, Sulit Dipercaya Bupati Karo Terlibat Bisnis Proyek