beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Senin (27/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.Tema besar webinar TRANSFORMASI PARIWISATA DI ERA DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.Pembahasan tentang pariwisata adalah sebuah istilah yang sering kita dengar dan yang akan terbayang adalah kegiatan liburan ke berbagai destinasi wisata yang indah dan menarik. Sektor ini adalah yang sangat merasakan efek Pandemi Covid-19, pertumbuhan pariwisata nyaris nol dalam masa pandemi ini. Kemenparekraf (kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif) Republik Indonesia berusaha melakukan pemulihan sektor ini dengan berbagai program yang ada. Pola kegiatan pariwisata masa pandemi ialah penyedia hotel menawarkan WFH (Work From Hotel) hingga dilengkapinya sertifikat CHSE dari "Kemenparekraf atau Baparekraf agar pengunjung merasa lebih aman saat berlibur, dan menawarkan paket wisata ekslusif atau mini group untuk meminimalkan kontak dengan orang lain sehingga meminimalisir potensi penularan virus saat liburan," ujar Sulaiman Saleh Harahap SKom, Pengajar Bidang Komputer dan Pariwisata.Iwan Riady AMd SSos MSi, Wakil Direktur II Bidan Administrasi Umum Politeknik Pariwisata Medan memaparkan tentang merancang CHSE pada destinasi dengan mempertimbangkan kondisi destinasi yaitu dengan memakai masker saat berada di ruang publik. Sering mencuci tangan atau hand sanitizer, jaga jarak (physical distancing atau sosial distancing), tanda jaga jarak sosial harus terlihat sebagai pengingat bagi tamu untuk saling menjaga fisik, menyediakan pembersih tangan di pintu masuk desa wisata dan homestay didalam ruangan umum maupun toilet, dan batasi kapasitas harus diperkenalkan di tempat parkir untuk mencegah kepadatan yang berlebih. Key Opinion Leader oleh Guido Hutagalung seorang Artis Kota Pematangsiantar yang membagikan pengalamannya dalam trasformasi pariwisata di era digital kita harus menerapkan CHSE pada destinasi seperti melakukan social distancing, karena social distancing dapat memperlambar penularan COVID 19 dan dengan adanya social distancing diharapkan jumlah orang yang terpapar tidak melonjak dalam waktu yang bersamaan.(rel)