Konsep Baru Pariwisata Menghadapi Transformasi Digital

Herman - Kamis, 07 Oktober 2021 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_9544_.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Senin (27/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang.Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.Webinar membahas tentang TRANSFORMASI PARIWISATA DI ERA DIGITAL oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.Menurut Ir Rizki Handayani MBTM, di era pandemi, sajian destinasi dan atraksi yang menawarkan konsep nature, eco, wellness, adventure, akan lebih diminati dan menjadi mainstream baru di industri pariwisata. Keramah tamahan akan tetap menjadi ROH dari layanan ke konsumen. Arah baru pembangunan pariwisata dan ekraf, antara lain quality orientation atau tingkatkan kualitas dari destinasi wisata, sustainability, dan sinergy diantara keduanya harus tercapai. Inovasi penggunaan aplikasi digital atau platform penyelenggaraan event. Kolaborasi sinergi multi stake holder untuk memudahkan customer’s journey. Ditambah pemaparan, oleh Agita Rosyanari Tambun, banyak hal dan cara untuk mempromosikan berbagai tempat pariwisata yang bisa di pasarkan. Misalnya lewat Google atau bisa menampilkan iklan iklan di google. Dampak media sosial dalam kesuksesan informasi dalam kepariwisataan sangat efktif sekali, selain biaya yang sangat murah namun juga sangat cepat tersebar dan cepat sekali update dan potensi untuk kemajuannya sangat besar. Pengunjung bisa melihat melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan banyak lagi media sosial lainnya.Menurut Aziva Zahriani S Kep, digital tourism menjadi strategi efektif mempromosikan potensi unggulan suatu daerah melalui platform berbasis teknologi dengan target generasi milenial. Aktifitas Pemasaran produk dan jasa melalui media sosial, antara lain mengunggah foto produk, tag foto, membuat produk review, menambah teman, menulis status, membuat fan page, serta membuat video. Diakhiri dengan key opinion leader, oleh Tenny Clemenstine, menjelaskan masyarakat harus cerdas memanfaatkan media sosial di era digital. Gunakan media sosial untuk meningkatkan pariwisata di Indonesia dengan membuat konten di youtube mengenai destinasi wisata yang wajib dikunjungi wisatawan.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Wisata

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Wisata

Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT

Wisata

Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas

Wisata

Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut

Wisata

Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil

Wisata

Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan