Menparekraf Gandeng Komisi X DPR Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Parekraf Toba

- Minggu, 28 Maret 2021 08:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_387_Menparekraf-Gandeng-Komisi-X-DPR-Dorong-Peningkatan-Kompetensi-SDM-Parekraf-Toba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan kerja bersama sejumlah anggota Komisi X DPR RI untuk mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Pulau Samosir Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), akhir pekan kemarin.Menparekraf Sandiaga Uno hadir bersama Rombongan Komisi X DPR RI yang diketuai oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf. Bersama mereka hadir pula anggota Komisi X yang lain yakni Hetifah Sjaifudian, Sofyan Tan, Obon Tabroni, Ratih Megasari, Ledia Hanifa, dan Dewi Coryati. Mereka bertolak ke Pulau Samosir menggunakan kapal cepat melalui Parapat.

Baca Juga : Bupati Samosir Buka Pelatihan Pewarnaan Ulos di Lumban Suhi-suhi

Sebelum bersandar di Desa Tuk Tuk Samosir, Menparekraf bersama rombongan sempat meninjau beberapa destinasi di sekitar Danau Toba mulai dari Batu Gantung, Pesanggrahan Soekarno, serta melihat keindahan Air Terjun Situmurun.Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, kehadirannya ke Danau Toba menunjukkan keseriusan pengembangan kawasan yang menjadi salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas. Namun tidak hanya pengembangan infrastruktur, melainkan pengembangan kapasitas SDM untuk menyambut wisatawan nusantara atau pun wisatawan mancanegara yang harus berjalan beriringan.“Selama 3 bulan saya menjadi Menteri, sudah tiga kali saya datang ke Danau Toba, ini menjadi pembuktian bahwa pemerintah hadir untuk membangun sektor parekraf di Danua Toba, tidak hanya infrastruktur namun SDM juga kita kembangkan. Sehingga nantinya akan muncul harapan dan semangat, memupuk motivasi agar masa depan kita di tengah pandemi ini kembali cerah, dan untuk kebangkitan dan pemulihan sektor parekraf di Danau Toba,” ujar Sandiaga dalam siaran persnya.Menparekraf Sandiaga Uno juga mendorong agar masyarakat dapat menjaga rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang ke Danau Toba.

[br] “Keamanan dan kenyamanan wisatawan bisa menjadi bagian adaptasi kita di tengah pandemi. Kondisi pandemi saat ini membuat banyak masyarakat dan saudara kita yang prihatin. Toko-toko banyak yang tutup, banyak para pekerja seni yang rindu order. Untuk itu kami berharap kita semua dapat segera bangkit dan pulih. Saya juga ingin menegaskan bahwa pariwisata akan segera bangkit dengan protokol kesehatan yang tegas dan disiplin, untuk itu kita perlu kolaborasi bersama,” ujarnya.Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf menambahkan, kedatangannya bersama rombongan bertujuan untuk 'belanja' masalah dan melihat langsung kondisi destinasi wisata yang menjadi fokus pembangunan pemerintah yaitu Danau Toba.“Belanja masalah dibutuhkan, karena Danau Toba sudah ditetapkan sebagai DSP. Ada alokasi anggaran yang cukup besar yang dianggarkan pemerintah di 5 DSP, untuk itu kami harus melihat dahulu sudah siapkah untuk menerima investasi yang begitu besar. Dari diskusi yang sudah dilaksanakan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum kita mendorong sebagai DSP, seperti SDM, fasilitas yang mendukung kompetensi SDM itu sendiri, dan fasilitas lainnya,” katanya.Dede Yusuf juga menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan K/L lainnya untuk mendorong kawasan Danau Toba siap menjadi kawasan DSP. Pada akhirnya, penting sekali peran kepala daerah untuk bertanggung jawab agar bisa menata dan mengelola sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan dari para pelaku parekraf menjadi destinasi yang memiliki keunggulan.“Negara sudah mulai memikirkan bagaimana caranya untuk rebound pascapandemi. Kalau kita melihat negara lain, seperti Dubai hingga Thailand sudah membuka sektor pariwisatanya. Ini momentum yang sangat bagus, kita sepakat salah satu sektor yang didorong untuk rebound adalah pariwisata,” pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Wisata

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Wisata

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan Komisi VI DPR RI

Wisata

Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin

Wisata

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Wisata

Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur

Wisata

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut