Beritasumut.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan layanan promosi pariwisata Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, pada akhir pekan kemarin. Aplikasi Visitdairi.com ini diluncurkan, sebagai upaya pemerintah meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Menparekaf Sandiaga Uno, seusai meresmikan visitdairi.com bersama Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dan Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan di Kawasan TWI, Dairi, menjelaskan, di masa pandemi saat ini penerapan protokol kesehatan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) harus diterapkan secara ketat dan disiplin. Kemudian tetap berinovasi sebagaimana salah satu yang dilakukan Kabupaten Dairi yakni mengembangkan sebuah platform digital bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Ekosistem Visitdairi.com ini sudah terintegrasi dengan website indonesia.travel dan kampanye #BeliKreatifDanauToba yang bisa dilihat oleh jutaan pengikut sehingga bisa meningkatkan minat berwisata dan masuk dalam program nasional #BanggaBuatanIndonesia,†ujar Sandiaga Uno, dilansir dari Kemenparekraf.go.id, Rabu (24/02/2021).
Menparekaf Sandiaga Uno berharap, dengan adanya platform tersebut dapat meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Dairi dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. “Sejalan dengan hal itu, saya ingin memberikan apresiasi kepada seluruh elemen di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi dan para stakeholders terkait khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berupaya dalam menciptakan inovasi dan mendukung pembuatan platform ini,†lanjutnya.
Senada itu, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menjelaskan, di era pandemi ini menjadi tantangan bagi Kabupaten Dairi lantaran posisinya berada di persimpangan dan perlintasan untuk beberapa kabupaten tetangga seperti Karo, Humbang Hasundutan, Toba, Pakpak Barat, bahkan Aceh Singkil. “Ekonomi menghantam kami lantaran pariwisata menjadi tulang punggung kita, namun kami berkemas bersama seluruh masyarakat untuk berusaha menjawab tantangan ini. Salah satunya dengan cara mendigitalkan aktivitas ekonomi yang ada di tengah masyarakat melalui aplikasi Visitdairi.com,†ujarnya.
Bupati Eddy menjelaskan, munculnya aplikasi tersebut merupakan kolaborasi dari beberapa stakeholder salah satunya bantuan dari perbankan, sehingga bisa menjembatani antara penjual dan pembeli mulai dari pasar-pasar tradisional hingga rumah-rumah ibadah dimana masyarakat yang ingin memberikan sumbangan bisa lebih mudah. “Memang di masa pandemi ini kita perlu memberikan bantuan kepada masyarakat seperti BLT misalnya, namun kami tidak ingin terus menerus memberikan ‘ikan’, kami ingin memberikan ‘kail pancing’ untuk masyarakat dan ini adalah alat untuk mereka bisa berdagang,†tegas Bupati Eddy.
Dia berharap dengan diresmikannya Visitdairi.com, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terus fokus untuk melakukan aktivitas kreasinya di bidangnya masing-masing. Tercatat dalam aplikasi ini juga dapat ditawarkan produk-produk dari pengrajin ekonomi kreatif sebagai salah satu dukungan masyarakat Dairi kepada gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia. “Walaupun aplikasi ini masih dalam platform beta namun tak lama lagi akan semakin sempurna, saat ini sudah bisa melakukan pembelian paket-paket wisata dari platform ini termasuk barang-barang atau kuliner untuk dipesan dan pembayaran,†tutupnya. (BS09)