Ekowisata Hutan Mangrove Sicanang, Pemko Medan Dukung Upaya Pelestarian dan Pengembangan di Belawan

- Selasa, 11 Agustus 2020 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082020/_4318_Ekowisata-Hutan-Mangrove-Sicanang--Pemko-Medan-Dukung-Upaya-Pelestarian-dan-Pengembangan-di-Belawan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung penuh pengembangan ekowisata hutan mangrove di Sicanang, Belawan. Selain melestarikan lingkungan hidup, ekowisata mangrove juga dapat menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat yang tinggal di wilayah paling utara Kota Medan tersebut.Dukungan ini disampaikan Pemko Medan, melalui Kadis Pariwisata Medan, Drs Agus Suriyono, saat menghadiri kegiatan Penanaman Mangrove di Kelurahan Sicanang, Medan Belawan, Selasa (11/08/2020). Turut hadir dalam kegiatan yang digelar Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) itu antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut, Binsar Situmorang, Program Director Yagasu Melinda Suriani Harefa, dan segenap pegiat lingkungan hidup di Medan. Kadis Pariwisata Medan, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Selasa (11/08/2020) mengatakan, Pemko Medan memandang penting upaya-upaya pelestarian sekaligus memberdayakan hutan mangrove di kawasan Medan Belawan ini. Berbagai upaya juga telah dilakukan di antaranya dengan menggelar Festival Hutan Mangrove dan memperkenalkan kawasan hutan mangrove kepada operator biro perjalanan se-Asean.“Ini kita lakukan, karena memang merupakan tanggung jawab dari Pemko Medan. Karena itu, kita tentu sangat mendukung upaya pelestarian dan penyelamatan hutan mangrove yang dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat,” ujar Agus seraya mengatakan, bila memungkinkan perlu juga diusulkan hutan mangrove di Sicanang ini menjadi kawasan konservasi. Dia juga berharap semakin banyak masyarakat yang peduli untuk berkontribusi serta mengabdikan dirinya dalam pembangunan dan kemajuan Kota Medan, termasuk dalam aspek lingkungan.Sebelumnya, Program Director Yagasu, Meilinda Suriani Harefa, mengungkapkan kegembiraannya atas dukungan dari Pemprovsu maupun Pemko Medan pada upaya-upaya pelestarian dan pengembangan hutan mangrove menjadi ekowisata. “Tentunya kami tidak bisa bekerja tanpa dukungan dari berbagai kelompok masyarakat dan pemerintah,” ucapnya.Disebutkannya, usaha yang dilakukan Yagasu bersama kelompok masyarakat dalam mengembang ekowisata di hutan Mangrove Sicanang ini mulai membuahkan hasil. Setiap minggu, katanya, sekitar 500 berkunjung di ekowisata ini.Diharapkan Meilinda, kawasan ekowisata ini akan terus berkembang dan menjadi salah satu primadona wisata di Medan, selain menjadi salah satu usaha dalam melestarikan lingkungan hidup. Penerima penghargaan Kalpataru 2019 ini mengatakan, kegiatan penanam mangrove ini juga merupakan salah bentuk perayaan Hari Mangrove Sedunia, Hari Konservasi Alam Nasional, Hari Hutan Nasional, serta memeriahkan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Wisata

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Wisata

Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

Wisata

Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Wisata

Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan

Wisata

Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan

Wisata

Wakil Walikota Medan Tinjau Pendaftaran Mudik Gratis