Beritasumut.com-Annual Meeting Indonesia 2018 IMF-WBG merupakahn pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia yang diselenggarakan dari 8 sampai 14 Oktober 2018 di Nusa Dua Bali.Acara ini dihadiri lebih dari 34 ribu orang yang merupakan perwakilan dari 189 negara anggota IMF. Samosir terpilih dari ratusan Kabupaten/Kota di Indonesia untuk membuka boot/stan di acara tersebut. Boot yang dibuatkan Kabupaten Samosir menampilkan Ulos. Dilansir dari laman samosirkab.go.id, Sabtu (13/10/2018), ulos merupakan kain tenun khas Batak berbentuk selendang yang tetap lestari sebagai warisan budaya leluhur nenek moyang bangsa batak dan benda sakral serta simbol restu, kasih sayang dan persatuan bagi masyarakat Batak. Di ajang ini, ulos menjadi sorotan dunia.Ulos menjadi produk unggulan Indonesia karena dengan keunikanya, baik proses pembuatanya, makna yang terkandung di dalamnya dan energi di balik simbol ulos tersebut. Bupati Samosir Rapidin Simbolon merasa bangga, bahwa produk ulos Samosir dipercaya untuk di display di pavilion Indonesia."Bayangkan, semua mata tertuju ke Ulos Batak, dan terspesial ulos yang diproduksi dari negeri kepingan surga ini, tentulah menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi masyarakat Samosir.Ayo mari kita lestarikan dan dukung Samosir dalam peranannya dipergaulan antar bangsa. Samosir negeri indah kepingan surga," ujar Bupati. Dari banyaknya produk khas daerah tenun yang akan ditampilkan di Pavillion Indonesia, Samosir menampilkan produk tenun ulos yang cukup banyak dibandingkan dengan produk daerah/UKM lainya, ulos yang ditampilkan berupa ulos sibolang, ulos harungguan, ulos ragi hotang, ragi idup, ulos suri-suri ganjang dan ulos karo.(BS09)