NTB-Sumut Perlu Kerja Sama Kembangkan Pariwisata

Herman - Senin, 07 Agustus 2017 12:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/7618_NTB-Sumut-Perlu-Kerja-Sama-Kembangkan-Pariwisata.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Asosiasi Perusahaan Biro Perjalanan dan Wisata maupun pemerintah daerah di NTB dan Sumatera Utara (Sumut) perlu menjalin kerja sama untuk pengembangan potensi wisata di kedua provinsi tersebut. 

 

Pemerhati pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) Andre Hermawan, mengatakan untuk tahap awal, bentuk kerja sama yang perlu direalisasikan adalah melakukan promosi dan pemasaran pariwisata bersama. Hal itu dikatakannya kepada rombongan wartawan unit Pemprov Sumut yang sedang melakukan studi banding ke NTB, di Lombok Nusa Tenggara, Sabtu (05/08/2017).

 

Menurut dia, NTB dan Sumut sama-sama memiliki potensi pariwisata yang sangat menjanjikan dan mampu memberikan dampak pada perekonomian kepada masing-masing masyarakat maupun pendapatan asli daerah setempat.

 

Hal serupa juga diungkapkan Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Biro Perjalanan dan Wisata Indonesia (ASITA ) Sumut, Solahuddin Nasution yang juga turut serta dalam rombongan.  Menurutnya peluang kerjasama sangat terbuka diantaranya mellaui join promotion atau promosi bersama mengikiti even promosi di luar negeri. 

 

“Dengan begitu, biaya booth bisa ditanggulangi bersama sehingga biaya yang dikeluarkan bisa menjadi lebih ringan,” katanya.  

 

Jika pemerintah daerah di Sumut dan NTB bersama berbagai pemangku kepentingan sepakat saling bersinergi mengembangkan pariwisata di kedua provinsi itu, ia memastikan kerja sama promosi dan pemasaran bersama tersebut akan lebih efektif memberikan keuntungan bagi kedua provinsi, misalnya peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun turis mancanegara.

 

“Promosi kepariwisataan bersama penting dilakukan di tengah gencarnya para pesaing, baik dari wilayah Indonesia lainnya maupun negara asing,” ujar Andre menimpali.

 

Sejalan dengan hal itu, ia juga berpendapat pemerintah daerah di NTB maupun Sumut perlu lebih gencar lagi melakukan inovasi, perbaikan dan penataan berbagai destinasi wisata.

 

Diakuinya, letak geografis NBT yang relatif dengan Provinsi Bali ikut memberi kontribusi positif bagi peningkatan arus wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di provinsi berjulik Bumi Gora itu.

 

Solahuddin kembali menambahkan bahwa kepedulian dan komitmen Pemprov NTB dalam mengembangkan pariwisata patut ditiru oleh Pemprov Sumut. Dia menambahkan, bahwa Sumut melalui Dinas Pariwisata nya perlu meningkatkan kegiatan promosi di luar negeri dengan melibatkan stakeholder terutama dengan mengikuti event potensial seperti MATTA Fail di Malaysia, ITB Asia di Singapura dan ITB Berlin di Jerman.

 

Sementara itu, Asisten Umum dan Pemerintahan Setdaprov NTB Baharuddin saat menerima rombongan Biro Humas dan Keprotokalan Setdaprov Sumut bersama para wartawan, menjelaskan, Pemprov NTB terus berupaya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.

 

“Sesuai Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat 2014-2018, target yang dipatok sebanyak 1.705.400 kunjungan wisatawan,” ujarnya.

 

Berkontribusi nyata Sektor pariwisata, lanjutnya, telah berkontribusi nyata untuk membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan.

 

Sebab, sebagian penduduk di NTB dewasa ini mengandalkan sumber mata pencaharian dari sektor pariwisata.

 

“Dengan tumbuh berkembangnya industri pariwisata di NTB, akan mampu untuk menumbuhkembangkan ekonomi kreatif dan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

 

Dalam upaya meningkatkan sadar wisata, lanjutnya, Pemprov NTB melalui instansi terkait setiap tiga bulan sekali melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar kawasan wisata, seperti di Gili Trawangan, Senggigi dan Gunung Rinjani.

 

Burhanuddin lebih lanjut memaparkan, wisata syariah menjadi tren baru pengembangan pariwisata NTB yang dimulai sejak tahun 2015.

 

Semangat baru pengembangan wisata syariah itu menyusul ditetapkannya NTB sebagai salah satu dari 12 destinasi wisata syariah secara nasional.

 

Ia menambahkan, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa dinilai sebagai salah satu daerah paling siap mengembangkan destinasi wisata dengan konsep syariah.

 

“Pulau Lombok yang dikenal juga dengan julukan Pulau Seribu Masjid. Julukan itu tentu memberikan seribu makna pula bagi masyarakat di daerah-daerah lain yang belum pernah datang ke Pulau Lombok khususnya ke Kota Mataram,” ujar dia.

 

Salah satu makna yang terkandung dari julukan itu adalah penduduk di Pulau Lombok sebagian besar umat muslim yang kehidupannya sehari-hari selalu berpegang pada ajaran-ajaran agama Islam.

 

Disebutkannya, Mataram merupakan ibu kota Provinsi NTB bermottokan “maju, religius dan berbudaya” dengan memiliki penduduk yang heterogen dari berbagai macam suku, agama dan etnis.

 

Namun, menurut Baharuddin, kehidupan warga di Kota Mataram memiliki toleransi yang tinggi sehingga mereka dapat hidup rukun dan aman, seperti penduduk di Provinsi Sumut.

 

Assisten Administrasi Umum dan Aset OK Zulkarnain di Lombok mengatakan bahwa NTB cukup berhsil mengembangkan pariwisata yang dibuktikan dengan jumlah kunjungan wisatawan asing dan wisatawan nusantara yang cukup besar. Sumut yang sedang menggalakkan pengembangan destinasi wisata Danau Toba perlu belajar dari pengalaman NTB bagaimana mengelola potensi pariwisata yang ada.(BS03)

 

Tekspoto:

Sejumlah Jurnalis dari Unit Pemprovsu menikmati pariwisata di Lombok dengan berenang di Pantai Gili Trawangan.


Tag:

Berita Terkait

Wisata

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Wisata

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Wisata

Pemko Medan dan Politeknik Pariwisata Gelar Job Expo, 1.374 Lowongan Tersedia

Wisata

Dukung Peningkatan Pariwisata, Pj Sekda Medan Ingin Sipkomen Terus Dikembangkan

Wisata

Sumut Promosikan Investasi Potensial kepada Sembilan Negara Ini

Wisata

Penyempurnaan RUU Pariwisata, Komite III DPD RI Kunjungi Sumut