Masyarakat Harus Jadi Pelaku Utama Pembangunan Danau Toba

- Minggu, 14 Mei 2017 14:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/4069_Masyarakat-Harus-Jadi-Pelaku-Utama-Pembangunan-Danau-Toba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Budaya serta adat istiadat merupakan identitas pribadi yang bernilai tinggi sebagai daya jual sektor wisata. Untuk itu, pengembangan pariwisata Danau Toba jangan sampai menghilangkan identitas pribadi masayarakat di sekitarnya. Hal itu disampaikan Mr Carlos selaku moderator dalam Seminar Nasional Pengembangan Pariwisata Danau Toba Yang Berbasis Zonawisata Eco-Tourism yang digelar oleh Yayasan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Sumatera Utara (Lakpesda-SUMUT) di Aula Kantor Bupati Tobasa, di Balige, akhir pekan kemarin.

 

Menurutnya, jaminan terwujudnya  pariwisata Danau Toba yang maju tidak terlepas dari peran serta masyarakat sekitar. Harusnya, masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata itu.

 

“Masyarakat jangan jadi penonton dirumah sendiri. Masyarakat harus menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata ini. Tanpa masyarakat, tidak akan terwujud. Kemudian 7 Kabupaten sekawasan Danau Toba memiliki sejumlah budaya dan adat istiadat. Hal tersebut harus dipertahankan, jangan pernah hilangkan identitas kita ini,” kata Mr Carlos dilansir dari laman resmi tobasamosirkab.go.id, Minggu (14/05/2017).

 

Seminar tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Lakpesda-SUMUT Drs Binsar Hutabarat. Kemudian menghadirkan 5 Narasumber, yakni, Meyke Ritonga, Kabid Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu, mewakili Gubsu. Ir Alimin ginting, Koordinator geopark. Kemudian dari akademisi DR Frietz R Tambunan Pr selaku Rektor UNIKA St Thomas Medan dan Dr Arnaldo Sinaga ST M Infotech mewakili Rektor DEL, Basar Simanjuntak selaku Dirut pemasaran BOPDT.

 

Dalam seminar yang dibuka Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian itu, nara sumber  Meyke Ritonga mengajak seluruh elemen mendukung Danau Toba ditetapkan sebagai anggota GGN oleh UNESCO. “Mari kita bekerjasama mengembangkan Danau Toba dengan Geo Park. Bagaimana Geopark  Toba masuk UNESCO,” ajaknya.

 

Sementara itu, Alimin menyebutkan ada 5 rekomendasi UNESCO yang harus dibenahi di 7 kawasan Danau Toba untuk masuk menjadi anggota GGN. “Danau Toba pemersatu 7 Kabupaten Kawasan.7 Bupati Kawasan DT sepakat pariwisata berbasis Geo Park, dan ini diamini Presiden. Maka dibentuk Bandan Pengelola Geopark yang bertugas membentuk tujuan wisatanya.Ini paling penting dikejar. Geopark menciptakan daya tarik. Seperti proses geologi yang menciptakan super vulkano. Ini sangat dasyat, kemudian legenda-legenda, Keragaman hayati dan lainnya sebagai daya tarik wisata,” paparnya.(BS02)

 


Tag:

Berita Terkait

Wisata

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Wisata

Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi

Wisata

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Wisata

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Wisata

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Wisata

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal