Nias Selatan Pamerkan Ombak Sorake dan Lagundri

Herman - Kamis, 06 April 2017 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/664_Nias-Selatan-Pamerkan-Ombak-Sorake-dan-Lagundri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dalam memeriahkan even tahunan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 46 tahun 2017, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) kembali ikut berpartisipasi.

 

Kali ini, melalui paviliunnya yang mengangkat tagline 'Pesona Nias Selatan', kabupaten ini memamerkan sejumlah destinasi wisata bahari khususnya Pantai Sorake dan Lagundri yang terletak di Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan.

 

Koordinator Guide Paviliun Nias Selatan, Haston mengatakan, Pantai Sorake yang letaknya bersebelahan dengan Pantai Lagundri merupakan dua destinasi wisata yang paling sering dikunjungi para wisatawan, terutama yang berasal dari luar negeri.

 

Sebab, selain pantainya yang memang indah, ombak dilautannya juga tinggi, sehingga kerap diburu oleh para peselancar di dunia.

 

"Ombak di Pantai Sorake memang tergolong tinggi dan menantang, makanya banyak turis dari luar negeri yang berkunjung. Namun, Pantai Sorake biasanya hanya dikunjungi oleh peselancar yang memang sudah ahli saja. Sedangkan, peselancar pemula lebih memilih ke Pantai Lagundri, karena ombaknya tidak terlalu tinggi," ungkapnya, Selasa (04/04/2017).

 

Begitupun, Haston menjelaskan, Pantai Sorake dan Lagundri ini kerap dijadikan lokasi festival tahunan, yakni sebagai tempat perhelatan bagi peselancar internasional bisa untuk unjuk kebolehan. "Setiap tahunnya selalu ada festival yang diperuntukkan bagi peselancar dunia di kedua pantai ini," terangnya.

 

Meski begitu, Haston juga menuturkan, selain wisata bahari, Nias Selatan juga memiliki sejumlah wisata seni dan budaya di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama yang terkenal akan atraksi lompat batunya (Hombo Batu). Apalagi lompat batu juga telah menjadi ikon Nias Selatan dan menjadi daya tarik wisatawan selama ini.

 

"Makanya Di paviliun ini kita tak hanya pamerkan destinasi wisata bahari saja, tetapi juga hasil kerajinan para perajin lokal dan makanan khas Nias Selatan, seperti kofo-kofo, bipang tello, sagu bone, dan babae," jelasnya.

 

Karenanya Haston menambahkan, dengan adanya paviliun Nias Selatan di PRSU ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Sehingga kontribusinya dapat turut meningkatkan perekonomian di Sumatera Utara.

 

"Ajang PRSU ini memang kita manfaatkan untuk mempromosikan Nias Selatan. Terlebih, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan juga sedang gencar meningkatkan sektor pariwisata. Karena itu, kami ingin masyarakat yang berkunjung ke paviliun ini bisa lebih mengenal Nias Selatan beserta segala potensi wisata dan budaya yang terdapat di dalamnya," pungkasnya.(BS07)


Tag:

Berita Terkait

Wisata

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Wisata

Lima Titik Jalur Wisata Alami Peningkatan Volume Kendaraan

Wisata

Polda Sumut Optimalkan Pengamanan Jalur Wisata Libur Lebaran 2025

Wisata

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Wisata

Pemko Berharap Raker IV PHRI Sumut Lahirkan Progam Kolaboratif Wujudkan Medan Kota Ramah Wisata

Wisata

Jalan Sengaja Dirusaki Oknum Pemuda Setempat, Warga dan Pengunjung Destinasi Wisata Pamah View Protes