Raja Salman Akan Berlibur ke Bali, Wamenlu: Ini Promosi Tersendiri

Herman - Rabu, 22 Februari 2017 14:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022017/1913_Raja-Salman-Akan-Berlibur-ke-Bali--Wamenlu--Ini-Promosi-Tersendiri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM Fachir setuju dengan pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, bahwa kunjungan Raja Saudi Arabia, Salman bin Abdulaziz Al Saud, pada 1 – 9 Maret mendatang merupakan kunjungan yang bersejarah. Terlebih, Raja Saudi yang membawa 1.500 anggota rombongan itu akan berlibur selama sepekan pada 4 – 9 Maret.

 

“Tentu saja jangan dilihat bahwa kemudian liburan ke Bali itu sesuatu,(tapi lihat) itu (sebagai) promosi luar biasa itu. Bayangkan, dan Indonesia menjadi rangkaian kegiatan kunjungan Raja Saudi ke Asian dan Indonesia paling lama,” kata Fachir kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/02/2017) sore.

 

Wamenlu menilai, kunjungan Raja Salman dan rombongan ke Bali selama hampir sepekan itu akan jadi promosi tersendiri. Dengan demikian diharapkan, nantinya akan memperbanyak nanti turis-turis dari negara-negara Timur Tengah (Midle East) akan datang.

 

Ditambahkan Wamenlu AM Fachir, tentu saja nanti dalam kunjungan Raja Saudi Arabia Salman bin Abdulaziz Al Saud, yang juga melakukan kunjungan kenegaraan pada 1 – 3 Maret itu akan ada pembicaraan-pembicaraan terkait dengan bagaimana kita menjadi mitra untuk mempromosikan dialog dengan negara-negara muslim lainnya.

 

Selain itu, lanjut Wamenlu, juga akan dibahas terkait dengan realisasi penambahan kuota haji misalnya.

 

“Itu juga adalah sesuatu yang menjadi pembahasan. Lalu perlindungan warga negara kita di sana, baik yang bermukim di sana maupun yang berkunjung dalam rangka haji dan umroh misalnya,” ungkap Fachir, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Sementara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menambahkan, kunjungan Raja Salman Al Saud itu merupakan tindak lanjut pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pangeran Muhames bin Salman, saat hadir di sela-sela KTT Negara-Negara Group 20 (G-20), di Hangzhou, RRT, tahun lalu.

 

Menurut Lembong, dalam pertemuan itu ada 3 (tiga) hal yang dibicarakan.  Pertama adalah kerja sama Pertamina dengan Saudi Aramco yang juga cukup banyak kemajuan kerja sama di ekspansi kilang. Kedua, kerja sama di pariwisata. Dan ketiga, kerja sama di perumahan ongkos terjangkau.

 

“Jadi ada beberapa dialog yang akan berjalan untuk menindaklanjuti lebih lagi, lebih mendetail di kerja sama pariwisata dan kerja sama di perumahan dengan ongkos terjangkau,” ujar Lembong.(BS01)

 


Tag:

Berita Terkait

Wisata

Hadapi Arus Balik, Pertamina Sumbagut Perkuat Layanan dan Ketersediaan Energi

Wisata

Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi

Wisata

Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Wisata

Angka Lakalantas Turun 68 Persen, Polda Sumut Maksimalkan Pengamanan Arus Balik

Wisata

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Wisata

Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan