Beritasumut.com-Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyampaikan, 7 kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba akan kembali mendaftarkan Kaldera Toba menjadi anggota Geopark UNISCO pada 2018 mendatang. Menurutnya, kegagalan Kaldera Toba menjadi salah satu anggota Geopark UNISCO pada tahun 2014 lalu akibat minimnya sarana dan prasarana pendukung.“Kami minta dukungan Pak Gubernur agar Kaldera Toba nantinya bisa kita daftarkan kembali menjadi anggota Geopark Unisco,” ujar Rapidin, saat kunjungan Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubsu Erry Nuradi ke Samosir, Minggu (21/08/2016).Dalam kesempatan itu, Rapidin juga mengungkapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian hutan masih rendah ditandai dengan adanya pembakaran lahan di kawasan Danau Toba.“Kita sudah menangkap 4 orang pelaku pembakaran hutan. Kasusnya saat ini sedang di proses hokum. Pemkab Samosir saat ini memprioritaskan program penanaman lahan kritis. Untuk itu, kami berharap pemerintah pusat dan kementerian membantu,” sebutnya.Rapidin menjelaskan, mata pencarian masyarakat di Kabupaten Samosir 80 persen bergantung pada hasil pertanian. Sementara sarana dan prasarana pengairan yang ada saat ini sangat terbatas. Akibatnya, hasil pertanian tidak maksimal.“Untuk itu, kami berharap ada solusi penyiapan sarana pengairan. Karena sebagian besar masyarakat Samosir menggantungkan hidup dengan bertani,” harap Rapidin.Selain potensi pertanian, Pulau Samosir juga memiliki potensi panas bumi (geothermal) untuk pembangkit tenaga listrik. Kapasitas daya listrik jika dilakukan pemanfaatan gas bumi di Pulau Samosir diperkirakan mencapai 200 Megawatt.“Mengenai ini sudah kita sampaikan ke Menteri ESDM. Tetapi hingga saat ini kita belum tau apakah ada investor yang berminat atau belum. Kita masih menunggu informasi,” sebut Rapidin.(BS03)