Beritasumut.com-Lima dari tujuh Kepala Daerah (KDh) se-kawasan Danau Toba setuju kawasan mereka bersih dari Keramba Jaring Apung (KJA) atau Zero KJA. Kelima kawasan tersebut Tapanuli Utara (Taput), Karo, Humbahas, Samosir dan Tobasa. Sedangkan dua KDh lainnya tidak menghadiri pertemuan membahas persoalan Danau Toba bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut Hasban Ritonga Selasa (28/06/2016)."Lima Kabupaten Kawasan dan dua Hilir yakni Asahan dan Tanjung Balai hadir dan mereka sepakat dengan Zero KJA. Karena salah satu penyumbang pencemaran air di Danau Toba itu akibat keberadaan KJA," ujar Hasban Ritongan, kepada wartawan Rabu (29/06/2016).Dalam pertemuan tersebut lanjut Hasban, meskipun keberadaan KJA nantinya dikosongkan namun pemerintah tetap bertanggungjawab khusus terkait keberlanjutan mata pencarian masyarakat yang selama ini mengandalkan budi daya ikan KJA."Mata pencarian mereka selanjutnya seperti apa pastilah harus kita pikirkan. Tetap ada penanganan dan solusilah yang diambil," ujar Hasban.Dalam pertemuan tersebut, lanjut Hasban, dirinya menawarkan agar pemeritah daerah terkait sama-sama bergandeng tangan mendukung program pemerintah yang ingin menjadikan danau toba sebagai destinasi wisata dunia. Apalagi pemerintah pusat telah menunjukan keseriusannya dalam mendorong pariwisata Danau Toba sehingga lebih maju lagi dimasa-masa mendatang."Dana yang dikucurkan dari pusat untuk danau toba ini kan sangat besar. Pemerintah Pusat sangat bersungguh-sungguh jadi kita juga harus menyambutnya dengan semangat seperti mereka juga. Momentum ini jangan sampai disia-siakan," ujarnya lagi.(BS03)