Beritasumut.com-Suka makanan khas India? Jika ya, menu satu ini patut Anda cicipi. Nasi Briani, itulah namanya. Setiap bulan Ramadhan, makanan satu ini akan hadir menjadi menu berbuka di Masjid Ghaudiah Jl. Zainul Arifin, Medan. Masjid Ghaudiah ini merupakan masjid yang dibangun oleh seorang saudagar asal India yang datang ke Kota Medan untuk berdagang. Selain itu, masjid ini juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat India muslim.
Jika sore tiba, proses memasak dimulai. Sebuah tungku besar di atas kobaran api kayu siap dijadikan tempat untuk membuat nasi briani. Segala proses memasaknya masih tradisional, bumbu-bumbunyapun merupakan bumbu olahan sendiri. Kaya akan rempah-rempah tradisional.
Menurut salah seorang warga sekitar, Syarifah mengatakan kalau bumbu yang digunakan diantaranya ada ketumbar, kayu manis, bunga lawang, cengkeh, cabe secukupnya, jintan, tomat, dan daun mint. "Semua bumbu itu kemudian dihaluskan," sebutnya singkat.
Selanjutnya, siapkan daging kambing dan jahe yang dihaluskan bersamaan dengan bawang merah dan bawang putih. Kemudian campur jadi satu bumbu yang dihaluskan ini dengan daging kambing.Lalu panaskan minyak sapi yang biasa dijual pada toko rempah-rempah India. Bila sudah panas, tumis irisan bawang bombai sampai warnanya mengkuning.
"Kemudian masukkan cengkeh, kayu manis dan bunga lawang sedikit saja. Karena dari komposisi bumbu yang utama sudah ada campuran rempah ini.Tumis jangan lama-lama, bila sudah masukkan daging kambing tadi yang sudah dicampur dengan bumbu-bumbu giling. Dan tumis sampai setengah matang, bila sudah masukkan bumbu utamanya. Lalu tutup selama beberapa menit biar daging kambingnya matang," terang Syarifah memaparkan.
Bila sudah matang, masukkan santan kelapa dan beras yang sebelumnya sudah dibersihkan dahulu, tunggu sampai mendidih. Jangan lupa juga tambahkan butter kaleng biar wangi plus margarin. Untuk proses terakhir tambahkan lagi minyak sapi yang berfungsi agar nasi dalam tungku besar dan garam tidak lengket. "Tapi perlu diingat, sewaktu-waktu nasi harus dilihat, bila air berkurang tambahkan kembali. Dan jangan menambahkan penyedap rasa ataupun gula putih sedikitpun," pesan Syarifah.(BS02)