Beritasumut.com-Meskipun Badan Otorita Danau Toba tak kunjung terbentuk, namun Pemerintah Provinsi Sumut berkeyakinan pengembangan kawasan danau toba sebagai salah satu destinasi wisata dunia serius didukung pemerintah pusat. Oleh karenanya Sekda Provinsi Sumut Hasban Ritonga berharap masyarakat Sumut khususnya yang berada di tujuh Kabupaten se Kawasan Danau Toba mendukung dan terus menggelorakan pengembangan objek wisata yang digadang-gadangkan menadi Monaconya Asia. "Program pengembangan danau toba tidak reduplah. Kalau Pemprov ini semangatnya untuk menjadikan Danau Toba itu mendunia harus tetap menggelora. Ini kan peluang baik," ujar Hasban Jumat (20/05/2016).Menurutnya, dengan adanya program pemerintah pusat ini, seluruh pihak baik Pemprov Sumut, Pemkab se-kawasan hingga masyarakat luas berperan serta menjaga kelestarian alam di sekitar danau toba."Kalau kita sendiri sepi, dingin, lama-lama terlupakan lagi, jadi makin parah. Kita lihat buktinya kemarin, matinya ikan, itu karena kurang perhatian kita selama ini," sebutnya.Dikatakan Hasban sejauh ini pihaknya terus berupaya dan mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat proses pembentukan badan otorita sehinga bisa secepatnya bekerja."Kita cepat mendorong ke pusat. Tetapi saya kita perhatian pusat pun tetap dalam semangat menjadikan Danau Toba itu menjadi salah satu destinasi wisata nasional yang mendunia," sebutnya.Meskipun badan otorita oleh pemerintah pusat belum juga dibentuk, namun ia menilai upaya tersebut sudah diresapi oleh kabupaten se-kawasan termasuk juga Pemprov Sumut. Begitu juga dengan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk pemerhati. "Memang belum dibentuk, tetapi kan ruhnya sudah sama-sama diresapi oleh kabupaten se-kawasan. Jadi harus tetap berjalan (sembari menunggu pusat)," sebutnya.Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan peluang emas dengan sama-sama melakukan perubahan ke arah yang leih baik. Artinya masyarakat yagn ada di sekitar Danau Toba mulai lebih terbuka kepada wisatawan. Mulai lebih memperhatikan kondisi alam dan lingkungannya. "Bahwa Danau Toba itu memang perlu kita jaga kita pelihara. Harus kita perkecil lah kadar pencemarannya," tambahnya.Sementara untuk keramahtamahan kepada wisatawan yang bekunjung, perlu didasari pada keyakinan bahwa setiap pengunjung yang datang membawa rezeki. Sehingga sikap yang ditunjukkan bisa lebih santun dan lebih sejuk. Dengan kata lain, lebih bersahabat melayani wisatawan. "Kalau itu bisa diubah, pandangan wisatawan terhadap masyarakat yang ada di tujuh kabupaten se-kawasan Danau Toba juga akan menjadi lebih baik," tambahnya.(BS03)