Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital, Dirjen Aptika: Lindungi Data Pribadi Anda

- Senin, 22 Maret 2021 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032021/_8051_Ajak-Masyarakat-Tingkatkan-Literasi-Digital--Dirjen-Aptika--Lindungi-Data-Pribadi-Anda.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen Aptika), Semuel Abrijani Pangerapan mengajak semua pihak ikut serta meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya mengenai pelindungan data pribadi dan misinformasi di masa pandemi.

“Peran serta bisa berupa kolaborasi lintas pihak melalui beragam inisiatif dan inovasi,” ujar Dirjen Aptika, Semuel Abrijani Pangerapan, dilansir dari Kominfo.go.id, Senin (22/03/2021).

Mengutip survei yang dilakukan Ditjen Aptika bersama Katadata pada tahun 2020, Indonesia masih ada di skala 3,47 dari skala 4. “Hasil itu mencerminkan, angka literasi digital Indonesia masih dibawah tingkatan baik,” ujar Dirjen Semuel. Bagi Dirjen Aptika, temuan itu harus disikapi bersama mengingat Indonesia tengah melakukan percepatan transformasi digital, terutama di masa-masa pandemi seperti sekarang.

Baca Juga : Kominfo Dorong Milenial Lawan Informasi Hoaks dengan Bijak Bermedsos

Saat ini, menurutnya, Kementerian Kominfo masih membahas RUU Pelindungan Data Pribadi bersama DPR RI, agar Indonesia segera memiliki payung hukum pelindungan data pribadi yang lebih komprehensif. Namun regulasi saja tidak cukup tanpa adanya kesadaran dan kecakapan masyarakat digital. “Maka dari itu, mari kita jaga semangat optimisme dalam meningkatkan ekosistem digital yang aman, sehat, berbudaya, beretika dan bermanfaat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

[br] Sementara itu, sebagai seorang relawan Covid-19, dr M Fajri Adda’i mengatakan dirinya ikut serta meningkatkan literasi digital masyarakat seputar bidang kesehatan melalui sosial media. Fajri menuturkan secara rutin merespon untuk memberikan informasi benar terkait Covid-19 yang sering timbul sebagai isu hoaks.

Contohnya mengenai vaksin. Informasi yang diberikan mampu mengimbangi hoaks yang dampaknya besar. “Harus ada keep point atau orang yang membantu menarasikan sesuatu untuk mengimbangi hoaks. Nantinya, masyarakat akan berpikir mana informasi yang benar terutama terkait Covid ini,” jelas Fajri.

Menurutnya semua orang dapat melakukan hal serupa dengan bahasa yang tidak rumit dan mudah dimengerti. “Cukup kita sampaikan secara sederhana dan gunakan media yang mudah digapai masyarakat umum,” ujarnya.

Baca Juga : Bersinergi dengan Pegiat Literasi, Nawal Lubis Ingin Tingkatkan Kegemaran Membaca di Sumut

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik Whatsapp Indonesia, Esther Samboh, bahwa sebagai salah satu media komunikasi Whatsapp telah berperan dalam melindungi data pribadi penggunanya. “Kami telah menggunakan end-to-end encryption secara default. Artinya hanya kita dan orang yang kita kirimi pesan yang bisa membacanya,” katanya.

[br] Pilihan untuk menampilkan foto profil atau tidak, dan pengaturan last seen juga sengaja disediakan Whatsapp sebagai komitmen untuk menjaga privasi penggunanya. Kemudian pengaturan untuk bergabung dalam suatu grup yang berguna untuk mencegah penyebaran hoaks atau berita keliru lainnya. “Pengguna bisa memilih agar diundang hanya dari orang yang tersimpan di kontaknya,” terangnya.

Esther menambahkan, Whatsapp bekerja sama dengan Mafindo menyediakan chatbot untuk melaporkan hoaks dan misinformasi lainnya. Esther berharap cara yang telah dilakukan pihaknya bisa membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pelindungan data pribadi, serta membantu melawan hoaks maupun misinformasi. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Tekno

Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT

Tekno

Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas

Tekno

Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut

Tekno

Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil

Tekno

Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan