Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045, Pemerintah Kuatkan Sistem Riset dan Inovasi Nasional

- Jumat, 29 Januari 2021 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012021/_7886_Wujudkan-Visi-Indonesia-Maju-2045--Pemerintah-Kuatkan-Sistem-Riset-dan-Inovasi-Nasional.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Riset dan inovasi adalah kesatuan yang tak terpisahkan. Sejumlah strategi perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan sistem riset dan inovasi nasional. Salah satunya membangun ekosistem riset dan inovasi yang kuat.

Hal ini diungkap Presiden RI Joko Widodo, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dilansir dari Setkab.go.id, Jumat (29/01/2021). "Pemerintah berkomitmen melakukan keberpihakan dalam penggunaan produk inovasi dalam negeri, di antaranya melalui pengadaan barang yang diutamakan untuk produk inovasi dalam negeri. Kemudian, operasionalisasi super deduction tax yang bisa mencapai 300 persen bagi perusahaan yang concern terhadap pengembangan riset dan inovasinya,” ujarnya.

Airlangga menyebut, Pemerintah percaya bahwa produk riset dan inovasi akan mampu mendorong pergerakan perekonomian dan pelaku usaha secara nyata dalam meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan kerja. "Maka, diperlukan komitmen untuk penguatan sistem inovasi nasional. Strategi pengembangan inovasi nasional juga perlu lebih fokus pada inovasi-inovasi yang menjadi keunggulan komparatif Indonesia dengan negara lainnya, serta dapat mengembangkan generasi penerus yang kreatif dan berjiwa inovator," sambungnya.

Terkait penanganan pandemi COVID-19, sejumlah produk riset dan inovasi telah berhasil dikembangkan oleh anak negeri di antaranya adalah ventilator BPPT35-LEN, GeNose, Uji Antigen Cepad, dan pengembangan Vaksin Merah-Putih (yang akan digunakan untuk vaksinasi nasional di 2022, sehingga mengurangi kebutuhan impor vaksin dari luar negeri).

“Ini membuktikan bahwa semangat dan kerja keras berinovasi tetap bisa dihasilkan di masa pandemi. Komunitas riset dan inovasi harus terus berkontribusi untuk penanganan COVID-19, mulai dari di hulunya yaitu pemetaan genomik virus hingga ke hilir dalam bentuk inovasi baru yang bisa dimanfaatkan langsung di masyarakat untuk upaya 3M dan 3T. Saat ini, yang harus didorong juga yakni ketersediaan (teknologi) terapi plasma konvalesen,” paparnya.

Menko Perekonomian juga menekankan bahwa riset dan inovasi bukan hanya urusan Kemenristek/BRIN saja, tapi upaya bersama dari segenap Bangsa Indonesia. “Kita perlu bersama-sama membangun budaya inovasi, bangga menggunakan produk dalam negeri, serta bangga sebagai bangsa yang inovatif. Inovasi dan investasi merupakan duet utama yang dapat melepaskan Indonesia dari middle income trap dan mewujudkan visi Indonesia Maju 2045,” pungkasnya. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme

Tekno

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik

Tekno

Presiden Jokowi Kunjungi 3 Negara Asean di Awal Tahun 2024

Tekno

Presiden Jokowi–Presiden Iran Bahas Situasi Geopolitik Global dan Peningkatan Kerja Sama

Tekno

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Saksikan Seri Perdana F1 Powerboat di Danau Toba

Tekno

Presiden Jokowi Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto