Dukung Transformasi Keuangan Digital, Huawei Hadirkan Platform Infrastruktur

- Selasa, 19 Desember 2017 01:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/3611_Dukung-Transformasi-Keuangan-Digital--Huawei-Hadirkan-Platform-Infrastruktur-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Dengan populasi lebih dari 260 juta orang (terbesar ke-4 di Asia Tenggara), Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, didukung dengan tren pembayaran digital/non-tunai (cashless payment) dengan nilai transaksi lebih dari USD 18.611 juta di tahun 2017 dan diprediksi akan mencapai USD 36.607 juta di tahun 2021. 

 

Di saat yang bersamaan, terdapat 280 juta koneksi telepon genggam, yang dimiliki oleh lebih dari 80% jumlah populasi di Indonesia. Akan tetapi, hanya 143 juta penduduk yang memiliki kartu debit dengan 117 juta penduduk lainnya yang belum memiliki rekening bank (unbanked people). 

 

Saat ini, pemerintah Indonesia secara terus-menerus fokus untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. Melalui program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), transaksi non-tunai akan menjadi pilihan yang tepat untuk transparansi dan perhitungan pajak yang lebih baik.

 

Di samping itu, perilaku nasabah perbankan pun telah berubah secara signifikan, yang mana, permintaan nasabah lebih bergantung pada kebutuhan. Tidak hanya itu saja, nasabah perbankan juga menginginkan untuk terhubung dengan lembaga keuangan mereka kapan saja, di mana saja, dan secara proaktif mencari informasi sendiri. 

 

“Seiring dengan tren uang dan pembayaran digital serta perkembangan teknologi, bank dan institusi keuangan lainnya turut mengubah cara mereka melakukan layanan konvensional menjadi yang lebih berbasis digital. Oleh karena itu, bank membutuhkan platform infrastruktur TIK terbaru untuk membuat segalanya terkoneksi, mengubah sistem kerja mereka yang saat ini sangat bergantung pada transaksi digital. Untuk mewujudkan hal tersebut, bank di Indonesia membutuhkan platform infrastruktur yang siap untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabahnya melalui 3 aspek penting, yakni Inovatif, Aset Ringan (Asset-Light) dan Handal,” ujar Mohamad Rosidi, Director ICT Strategy & Marketing Huawei Indonesia.

 

Menjawab kebutuhan tersebut, platform infrastruktur yang disediakan oleh Huawei menjadi solusi yang sempurna dan dapat mendukung industri perbankan di Indonesia di era digital ini, sehingga memungkinkan bank untuk mengakomodir perubahan tren dan kebutuhan nasabah, dan di saat yang bersamaan meningkatkan kualitas layanan bank untuk jangka panjang. Hingga saat ini, solusi infrastruktur Huawei telah digunakan oleh bank-bank terkemuka di Indonesia, terutama untuk komputasi awan, Big Data, server, jaringan, dan alat penyimpanan, untuk memperkuat infrastruktur perbankan.

 

Hingga saat ini, Huawei Enterprise Business Group (EBG) membantu proses digitalisasi industri global dengan melayani lebih dari 500 pelanggan dari industri vertikal, yang meliputi sektor pemerintahan, transportasi, energi, finansial dan penyedia layanan internet (ISP), dengan memanfaatkan kekuatan komputasi awan, jaringan, Big Data, dan Internet of Things (IoT) dalam platform yang terbuka, fleksibel, teruji, dan aman. (Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Tekno

BP Tapera Apresiasi Bank Sumut Gencar Sosialisasi Percepatan Penyaluran Rumah Terjangkau

Tekno

Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat

Tekno

Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

Tekno

Tunjukkan Kinerja Positif, Gubsu: Bank Sumut Harus Naik Kelas

Tekno

Bank Sumut Raih Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera