Beritasumut.com-Perkembangan zaman memang telah mendorong penggunaan teknologi yang semakin masif di masyarakat. Namun, seiring dampak positif yang diberikannya, penggunaan teknologi tentunya juga dapat memberikan dampak yang negatif bagi pemakainya. Seperti halnya dengan lazimnya penggunaan gadget dalam relasi keluarga. Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia Richard Panelewen menilai, akibat penggunaannya telah menyebabkan berkurangnya waktu bersama yang berkualitas antara orangtua dan anak. "Tak hanya berkaitan dengan kualitas waktu bersama. Namun bila dikaitkan dengan aspek si anak sendiri, dalam hal kreatifitas, kecerdasan, rasa percaya diri dan kemandirian juga mengalami pergeseran," ungkapnya dalam kegiatan Family Art Competitions (FAC) bertemakan Art4All, di Medan, Minggu (05/11/2017). Untuk itu, jelas Richard, melalui kegiatan FAC tersebut, pihaknya ingin mendorong rasa kebersamaan antara orangtua dan anaknya. Sebab dalam kegiatan ini, kata dia, terdapat unsur kerjasama guna menciptakan suatu karya seni kerajinan tangan. "Kita terdorong untuk menghadirkan kegiatan dengan konsep berkreasi bersama membuat sebuah kerajinan tangan. Misalnya orangtua dapat melakukan proses pemotongan kertas, sementara si anak diberikan kepercayaan dalam mewarnai. Tentu hal ini merupakan kerjasama yang sangat baik," pungkasnya. Sementara itu, Supervisor Area Wilayah Sumatera, Fauzi menambahkan perlombaan ini digelar di 32 kota di seluruh Indonesia dengan hadiah utama jalan-jalan ke Thailand. Untuk di Medan sendiri, ujar dia, lomba mewarnai ini diikuti oleh 750 pasang orangtua dan anak. “Tahun ini untuk pemenang dari masing-masing area dalam lomba Family Art Competition akan berangkat ke Thailand. Sumatera nanti akan dipilih satu, dari provinsi lainnya,” sebutnya. Lebih lanjut, Fauzi menuturkan, suatu kebanggaan tersendiri bagi Faber-Castell dapat kembali mengajak anak-anak Indonesia untuk menggapai mimpinya. “Tidak hanya berwisata, namun ini juga menjadi kebanggaan orangtua dan keluarga,” tandasnya.(BS07)