Inilah Penjelasan PT EVI Terkait Rencana Pembangunan PLTS di Daerah Terpencil di Sumut

- Kamis, 18 Mei 2017 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/3211_Inilah-Penjelasan-PT-EVI-Terkait-Rencana-Pembangunan-PLTS-di-Daerah-Terpencil-di-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Masih adanya kawasan di Sumut yang belum menikmati listrik, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Hj Hurhajizah Marpaung berencana melakukan penjajakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan solar panel.Hal tersebut dikatakan Wagubsu saat menerima perwakilan perusahaan pembangkit listrik Nasional, PT. Electrik Vine Industries (EVI) dan PT Cahaya Samudra Global di ruang kerjanya, Kamis (18/05/2017). 

 

Perwakilan PT EVI, Fibiolla Ohei bersama Hengki Monim dalam paparannya menjelaskan bahwa perusahaan mereka telah membangun sejumlah PLTS yakni solar panel untuk 47 Kepala Keluarga (rumah) di Provinsi Papua, dengan teknologi solar panel dan smart-meter. Sehingga dengan meteran otomatis katanya, pengguna listrik pra bayar yang tinggal di pedalaman, cukup dengan mengisi pulsa tanpa harus pergi ke kota.

 

"Ini sudah kita bangun di Papua. Sebelumnya untuk studi kita lakukan di Afrika. Kalau sistemnya ini standar Nasional dan Eropa. Jadi di mana yang grid PLN belum masuk, kita bisa hadir dan bekerjasama," sebutnya.

 

Selain itu pembangunan PLTS berkapasitas untuk penggunaan rumah tangga tersebut, katanya, tidak membutuhkan lahan yang luas seperti pembangkit konvensional yang ada. Sebab satu solar panel (enam bagian) dipasang diatas tiang seperti tiang listrik sehingga bisa didirikan di depan rumah penduduk. Di ana satu tiang panel, diperuntukkan bagi empat rumah.

 

"Semua panel itu terhubung. Jadi kalau ada daya listrik yang kurang, tetap akan terpenuhi melalui panel yang lain. Selain itu, meteran juga berada di tiang listrik letaknya tinggi, jadi tidak bisa dicurangi atau dicuri," jelasnya.

 

Pihaknya juga menargetkan antara 25-500 KK bisa terpasok listrik di kawasan pedalaman. Dengan kapasitas pemakaian rumah tangga, maka kekhawatiran akan krisis listrik bisa terjawab. Apalagi pembangkit tersebut bisa beroperasi hingga 20 tahun.

 

"Intinya adalah setelah dipasang, harus ada maintenance-nya. Itu nanti kita siapkan dengan melatih warga setempat, sehingga tidak perlu mendatangkan dari kota. Apalagi dalam beberapa tahun, diperkirakan energi fosil semakin habis. Maka ini adalah solusi yang mendapat dukungan dari Presiden RI Joko Widodo," pungkasnya.(BS03) 


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Tekno

Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur

Tekno

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Tekno

Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan

Tekno

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Tekno

Resmikan SPKLU Pematangsiantar, Walikota Berharap jadi Solusi Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik