DXC Technology dan Otoritas Pengembangan Wilayah Mekkah Meningkatkan Keamanan Jamaah Haji

Herman - Selasa, 16 Mei 2017 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/8560_DXC-Technology-dan-Otoritas-Pengembangan-Wilayah-Mekkah-Meningkatkan-Keamanan-Jamaah-Haji-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Hampir dua juta jemaah haji pada musim haji bulan September 2016 lalu di Mekkah, Arab Saudi, mendapatkan pengalaman yang lebih aman dan terjamin dengan kehadiran sistem kontrol keramaian, keamanan dan keselamatan kelas dunia. 

 

Makkah Region Development Authority (MRDA – Otoritas Pengembangan Wilayah Mekkah) dan DXC Technology (NYSE: DXC), perusahaan layanan IT end-to-end dan independen terkemuka dunia, menjalin kerja sama untuk mengimplementasikan fase awal dari inisiatif tersebut agar dapat membuat jadwal kunjungan para jemaah haji dan mengurangi resiko penumpukan penumpang pada stasiun dan platform transportasi sepanjang Al Mashaaer Al Mugaddassah Metro Southern Line (MMMSL).

 

Sistem transportasi kereta MMMSL, yang memiliki kapasitas penumpang tertinggi dunia, mengangkut sekitar 72.000 penumpang setiap jam pada periode puncak musim haji ke situs-situs, seperti Mekkah, Gunung Arafat dan Mina. Selain menjaga keramaian untuk terus bergerak dan bebas dari halangan agar memastikan keamanan dan keselamatan mereka, MRDA juga perlu memonitor 7.500 stafnya yang diterjunkan untuk mengawasi operasi pada setiap stasiun dan platform transportasi mereka.

 

Setelah proses penjajakan dan studi yang cermat, DXC Technology mendesain dan mengimplementasikan sebuah paket solusi teknologi multi-user termasuk aplikasi dual-bahasa dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mendukung manajemen staf, dan sistem pemberangkatan jemaah haji. DXC Technology menjalankan pelatihan yang lengkap bagi seluruh staf, dan mendirikan sebuah Crowd Control Command Centre (CCCC) yang berjalan selama 24/7 penuh untuk mengawasi segala aspek dari event dan untuk menyediakan pembaruan data dan analitik secara real-time ke MRDA dan staf-stafnya. Secara keseluruhan, sistem DXC Technology mengumpulkan dan menganalisa 23 juta data menjadi informasi untuk menciptakan pengalaman haji yang lancar dan aman bagi 1,8 juta jemaah haji.

 

MRDA memiliki ribuan staf sipil, petugas keamanan dan profesional medis untuk memperkuat manajemen keramaian pada seluruh musim haji. Personil tambahan juga akan dikontrak untuk mengelola peralatan dan perpindahan yang aman dari para jemaah haji dengen menggunakan sistem metro pada MMMSL. Generasi baru dari DXC Technology membantu untuk menentukan lokasi terbaik untuk mengutus anggota staf dan memfasilitasi komunikasi diantara mereka agar memastikan operasi yang lancar, cepat dan aman.

 

Abdelmoula Benabida, chairman of the managing tim pada Al Mashaaer Metro Project, MRDA, mengatakan: “Ini merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan untuk memfasilitasi jutaan jemaah haji dari seluruh dunia, dan kami yakin bahwa saat teknologi berevolusi, selalu ada sistem-sistem baru yang bisa kami adopsi. Tahun lalu kami memastikan keselamatan dengan mengimplementasikan teknologi yang memungkinkan perpindahan 1,8 juta jemaah haji secara efisien. Untuk kali pertama, dengan infrastruktur dan teknologi seperti Crowd Control Command Centre, analisa tingkat lanjut dan aplikasi-aplikasi mobile, manajemen MRDA dapat dengan mudah memonitor jadwal pergerakan, dan susunan kepegawaian, dan mengeluarkan pemberitahuan tepat waktu terhadap perubahan yang signifikan atau insiden-insiden.”

 

“Mengaplikasikan pemikiran berbasis solusi dan teknologi inovatif untuk meningkatkan pengalaman tradisional membutuhkan keseimbangan yang rumit, dan kami bangga dapat bermitra dengan MRDA untuk memberikan manfaat-manfaat dari cloud, big data intelligence dan analitik agar membantu memastikan keselamatan dari jutaan jemaah haji yang mengunjungi Mekkah," ujar Maruf Majed, vice president and general manager, AMEA, DXC Technology.

 

Disebutkannya, Tim DXC Technology di Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan UAE bekerja selama delapan minggu penuh untuk menyelesaikan implementasi dari proyek besar ini, termasuk fase awal mendirikan infrastruktur hingga implementasi dan pemberian hasil. Sistem yang sangat fleksibel, terukur dan kokoh ini kini telah ditingkatkan dengan fungsionalitas tambahan untuk memenuhi kebutuhan MRDA pada dekade berikutnya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Ketua BTN PSSI Sebut Gubernur Bobby Nasution Peduli Sepak Bola Kelompok Usia

Tekno

Listrik Padam Selama 4 Jam di Jalan Karya Bakti Helvetia, Warga Kecewa

Tekno

Aris Rinaldi Nasution Kembali Nahkodai Forwakum Sumut, Komit Jaga Soliditas Organisasi

Tekno

Agustinus Sirait: Perlindungan Dua Anak di Sergai Harus Melibatkan Dinas P2KBP3A dan Pokja BSAN

Tekno

Gubernur Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut, Berikut Profil Irjen Pol Sonny Irawan

Tekno

Tak Terima Dipukul, Abang Tikam Adik Ipar hingga Tewas di Tanjung Morawa