Beritasumut.com-Viralnya informasi virus ransomeware wannacrypt ternyata bukan suatu hal yang hoax, bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga langsung memberikan imbauan serta cara untuk mencegah virus ini. Saat ini, virus tersebut telah menyerang warga di Medan. Akibatnya, data dan aplikasi baik dari laptop maupun personal computer (pc) yang sebelumnya terkoneksi dengan internet menjadi rusak. Seperti diinformasikan Ransomware merupakan sejenis aplikasi atau perangkat perusak yang dirancang serta ditanamkan secara diam-diam dan ketika dijalankan secara jarak jauh akan menghalangi akses kepada sistrem computer atau data. Cara kerjanya mengunci system dengan cara mengekripsi file sehingga tidak dapat diakses sampai tebusan dibayar. Jenis virus yang sedang mewabah ini adalah wannacryptr 2.0 ransomeware yang memanfaatkan kelemahan security pada system operasi Microsoft. Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Provsu, M Fitriyus mengatakan pihaknya memang sudah menerima imbauan dari Menteri Kominfo RI terkait serangan virus ini. Bahkan pihaknya juga sudah mengimbau kepada masing-masing SKPD agar berhati-hati. Selain itu juga sebaiknya melakuan cara untuk mengantisipasi dengna melakukan berbagai aplikasi dan memback up data yang ada. “Kami sudah imbau kepada SKPD untuk memback up datanya, selain itu juga melakukan aplikasi yang disarankan dan melakukan tindakan yang disarankan,” kata Fitriyus. Hingga saat ini, Fitriyus mengakui belum ada pihaknya menerima laporan dari SKPD yang mengalami virus Ransomeware ini. “Sampai sekarang belum ada kami terima laporan kalau ada SKPD yang terserang virus. Harapan kami SKPD dapat berhati-hati dan melakukan back up data, seperti yang kami lakukan, sehingga data-data penting tidak hilang akibat virus ini. Selain itu lakukanlah tindakan dan aplikasi sesuai yang dianjurkan Kementerian Kominfo,” papar Fitriyus.(BS03)