Beritasumut.com-Viralnya informasi virus ransomeware wannacrypt ternyata bukan suatu hal yang hoax, bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga langsung memberikan imbauan serta cara untuk mencegah virus ini. Saat ini, virus tersebut telah menyerang warga di Medan. Akibatnya, data dan aplikasi baik dari laptop maupun personal computer (pc) yang sebelumnya terkoneksi dengan internet menjadi rusak. Seperti diinformasikan Ransomware merupakan sejenis aplikasi atau perangkat perusak yang dirancang serta ditanamkan secara diam-diam dan ketika dijalankan secara jarak jauh akan menghalangi akses kepada sistrem computer atau data. Cara kerjanya mengunci system dengan cara mengekripsi file sehingga tidak dapat diakses sampai tebusan dibayar. Jenis virus yang sedang mewabah ini adalah wannacryptr 2.0 ransomeware yang memanfaatkan kelemahan security pada system operasi Microsoft. Begitulah yang dialami Ramdeswati Pohan. Warga Medan ini menceritakan, jika laptop kesayanganya diduga terinveksi virus tersebut. Ramdeswati mengaku saat itu dirinya melakukan koneksi internet melalui wifi di laptopnya sekitar seminggu lalu. Tiba-tiba saat terkoneksi data-data yang ada di laptopnya seketika terpindah padahal dia sama sekali tidak ada melakukan perpindahan data. “Ketika itu tiba-tiba data ditransfer dan saya tidak tahu kemana data itu ditransfer Karena saya tidak ada melakukan transfer data. Setelah itu, data-data presentasi saya sebagian ada yang hilang dan sebagian lagi tidak bisa dibuka, data-data saya jadi kacaulah,” ujar Ramdeswati kepada wartawan, Senin (15/05/2017). Bahkan dia menyebutkan akibat hal itu, saat ini laptopnya juga terasa berat untuk dioperasikan, sementara dia sama sekali tidak mengetahui cara untuk bisa memperbaikinya. “Saya tidak tahu bagimana memperbaiki laptop ini, rencana mau saya bawa ke tempat showroomnya saja, mudah-mudahan bisa diperbaiki,” pungkasnya. (BS03)