Beritasumut.com-Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat serta semakin kompleksnya organisasi maka diperlukan adanya evaluasi dan pengujian untuk memberikan jaminan yang memadai atas setiap kegiatan organisasi. Tidak hanya atas apa yang telah dicapai, namun juga memberikan gambaran atas kemungkinan resiko atau permasalahan yang kemungkinan terjadi di masa depan. Serta memberikan solusi atas kendala-kendala dalam aktifitas organisasi. "Di sinilah peran internal audit, memberikan jaminan kepada majemen dan stakeholder bahwa setiap aktifitas organisasi dilaksanakan telah memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi, memastikan aktifitas organisasi dilaksanakan sesuai kebijakan organisasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta memastikan bahwa organisasi akan mampu menghadapi setiap resiko yang mungkin terjadi secara efektif," papar Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi saat membuka seminar nasional Internal Audit 2017 di Hotel JW Marriot, Medan, Selasa (09/05/2017). Lebih lanjut dikatakan Gubsu, internal audit tidak lagi dijalankan dengan pola pemeriksaan untuk mencari kesalahan manajemen yang berujung pada pembuatan daftar list kesalahan yang tidak berhenti pada upaya bagaimana menyelesaikan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut agar menjadi pembelajaran di masa depan. Internal audit harus dapat berperan sebagai konsultan dan penjamin kualitas atas terlaksananya kegiatan organisasi. Mulai dari tahapan proses perencanaan dan pelaksanaan, bahkan hingga menjamin dan memastikan output dan outcome atas aktifitas kegiatan organisasi telah memeberikan efek sesuai dengan tujuan organisasi. "Sesuai dengan tema seminar hari ini, internal audit harus berwawasan penuh yaitu memahami secara benar dan menyeluruh mengenai bagaimana seharusnya organisasi dijalankan. Internal audit harus proaktif yaitu selalu dapat memberikan peringatan dini dan memberikan peringatan dini dan memberikan opsi-opsi penyelesaian atas permasalahan yang terjadi," terang Gubsu. Gubsu juga berharap internal audit fokus pada masa depan yaitu memberikan jaminan bahwa upaya pada saat ini dikerjakan secara efektif dan efisien untuk memperoleh hasil yang maksimal dari tujuan organisasi melalui pengukuran resiko dan peningkatan kesiapan organisasi menghadapi resiko. Pemprovsu, lanjut Gubsum, mengapresiasi, mendukung dan ingin menjadi bagian dari seluruh upaya perbaikan khususnya komitmen untuk terus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar di Provinsi Sumut.. "Semoga Seminar Nasional Internal Audit tahun 2017 ini bermanfaat meningkatkan kinerja kita semua terutama dalam meningkatkan internal audit yang profesional, berwawasan penuh, proaktif dan fokus kepada masa depan sehingga cita-cita kita semua mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera dapat selalu terwujud dan semakin meningkat kearah kemajuan yang signifikan," ujarnya. Hadir dalam seminar nasional tersebut diantaranya pembina yayasan Pendidikan Internal Audit Setyanto P Santoso, Kepala BPKP Sumut Mulyana, Kepala Inspektorat Provsu Ok Hendry, Inspektur General of Republic Democratic Timor Leste Francesco de Carvalo. Sementara itu, Pembina Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) Setyanto P Santoso mengatakan Seminar Nasional internal audit 2017 di gelar di Hotel JW Marriott, Medan, mulai 8-10 Mei 2017. Kegiatan ini diikuti 51 auditor Timor Leste. Dikatakannya, Seminar Nasional Internal Auditor tahun ini merupakan kegiatan ke-12 yang di gelar YPIA sebagai salah satu forum yang meningkatkan kompetensi internal auditor. Lebih lanjut dikatakannya YPIA sangat mendukung pemberantasan korupsi. Setiap tahunnya YPIA melatih 3.500 dan yang telah selesai 364 orang wisuda, dapat menjadi agen perubahan dan memperkuat organisasi masing-masing. Dalam kesempatan itu Santoso juga mengucapkan selamat mengikuti seminar kepada Inspektur General of Republic Democratic Timor Leste Francesco de Carvalo dan juga seluruh peserta lainya yang hadir dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. "Selamat datang kepada Bapak Francesco de Carvalo dan juga seluruh peserta lainya. Mudah-mudan menambah wawasan peserta, dan menjadi ilmu yang bermanfaat," ujar Pembina YPIA. (BS03)