Beritasumut.com-Pemko Binjai akan meluncurkan lima aplikasi online layanan masyarakat guna mewujudkan Kota Binjai sebagai Smart City (Kota Pintar). Kasubag Keuangan dan Program Diskominfo Binjai M Affan mengatakan, hal ini dilakukan untuk lebih melibatkan masyarakat secara langsung pada sejumlah sarana Pemerintahan di Kota Binjai."Kita kan sekarang lagi menuju smart city, jadi bagaimana menciptakan masyarakat Binjai yang lebih smart dan melek IT," ungkapnya, Sabtu (25/03/2017). Affan menjelaskan, kelima aplikasi tersebut ialah, eMusrenbang yang merupakan aplikasi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan dari kepling hingga pemerintah kota, lalu eRA yang merupakan aplikasi rencana dan anggaran.Selanjutnya eDokter yang merupakan aplikasi sistem pendaftaran pasien pada RSUD, ePerizinan yang merupakan layanan perizinan dibawah pengelolaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kota Binjai. Dan terakhir adalah eMasyarakat yang merupakan aplikasi mobile di mana warga Binjai dapat melaporkan semua permasalahan secara online."Jadi apapun keluhan masyarakat bisa dituangkan di aplikasi-aplikasi ini. Apalagi dipantau langsung oleh Walikota Binjai. Jadi insya Allah, masyarakat bisa lebih dimudahkan lagi," jelasnya. Kelima aplikasi ini, lanjut Affan merupakan aplikasi awal yang diciptakan oleh Pemko Binjai. Hal ini sebagai perwujudan e-Government yang berlaku di kota tersebut."Idenya dari visi Walikota yang ingin mewujudkan Smart City. Apalagi kan sekarang masyarakat sudah familiar dengan gadget dan IT, jadi kenapa tidak kita elektronik kan semua untuk memudahkan masyarakat," ujarnya. Affan menambahkan, sejauh ini kelima aplikasi tersebut sudah di ujicoba, apakah lancar atau tidak. Sementara untuk grand launchingnya sebut dia, sesuai rencana akan dilangsungkan pada Kamis (30/03/2017) mendatang."Untuk mendapatkan kelima aplikasi ini, jadi masyarakat tinggal mendownload dari aplikasi playstore saja. Sebelumnya, untuk e-government ini, Bandung dan Surabaya sudah jalan, sementara untuk di Sumatera masih Binjai," pungkasnya.(BS08)