Inilah 5 Teknologi Baru di Real Estate Komersial

- Jumat, 24 Maret 2017 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/6396_Inilah-5-Teknologi-Baru-di-Real-Estate-Komersial.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/IST
Beritasumut.com-Industri real estate lebih bertahan terhadap perubahan teknologi daripada industri lain, namun dewasa ini ternyata teknologi bisa membantu sebuh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak. Maka dari itu, banyak teknologi baru yang mulai dimanfaatkan oleh para pebisnis real estate seperti peralatan Smart Building dan Internet of Things.

 

Pertama, Internet of Things (IoT) adalah konsep pemanfaatan dari koneksi internet yang tersambung terus-menerus. Konsep ini seka-rang mulai diterapkan pada rumah tinggal seperti sensor cerdas dan aplikasi terintegrasi. Di masa depan bahkan jika sebuah rumah memiliki masalah, maka penghuni hanya perlu mengirimkan sinyal pemberitahuan sehingga tidak perlu repot-repot memanggil teknisi.  

 

Kedua, analisis prediktif.Kini para investor dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada bisnis real estate kedepannya. Dengan analisis prediktif, para profesional real estate dapat dengan bijak memutuskan investasi apa yang akan mereka ambil berikutnya. Menganalisis berbagai informasi baik tren kerja, pola demografi, dan biaya modal broker tentu akan memberi banyak keuntungan.

 

Ketiga, perbandingan pasar secara real-time.Compstak adalah pelopor teknologi ini. Melalui teknologi real-time, investor bisa dengan mudah melacak pesaing bisnis, mengetahui aset yang belum diketahui, memperoleh laporan pasar, dan tren bisnis masa depan.

 

Keempat, jaringan untuk ruang kantor.Jika dulu penggunaan ruang kantor seringkali tidak efisien misalnya karena kantor hanya memiliki sedikit karyawan tetapi harus tetap menyewa ruang secara penuh, maka kini ada opsi baru yang memungkinkan individu terhubung dengan jaringan penyedia ruang kantor yang fleksibel. Jadi, meskipun sebuah kantor hanya beranggotakan 2 orang, mereka tetap bisa menyewa ruang kerja per jam atau per minggu. Solusi ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak baik penyewa maupun yang menyewakan.

 

“Kami menerima banyak sekali permintaan dari individu yang mencari ruang kantor disewakan hanya untuk 2 atau 3 orang setiap harinya,” ucap Mart Polman, direktur Lamudi, portal properti ternama dalam siaran persnya, Jumat (24/03/2017).

 

Permintaan untuk ruang kantor yang fleksibel, temporer, dan murah memang terus mengalami kenaikan dan perusahaan seperti Lamudi dengan senang hati menerima kemajuan teknologi akan ruang kantor yang dinamis ini.

 

Dan Terakhir, mesin pembelajaran.Kecerdasan buatan (mesin) yang mampu memberikan data atau ramalan bisnis dengan cepat tentu akan membantu seluruh proses penjualan. Agent yang berpengalaman akan memiliki data secara mudah untuk membuat asumsi mengenai klien dan pasar. Sehingga mereka bisa tahu kapan waktu terbaik untuk menghubungi customer mereka baik melalui email atau telepon.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Tekno

Respon Rencana Wakil Walikota Medan Berkantor di Pirngadi, Direktur: Kami Siapkan Ruangannya

Tekno

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar

Tekno

Kantor ATR/BPN Kebakaran, Nusron Jamin Dokumen HGB-HGU Aman

Tekno

Kantor Kementerian ATR/BPN Terbakar, Begini Penjelasan Menteri

Tekno

Walikota Pematangsiantar Resmikan Kantor Camat Siantar Marimbun, Taman Losung dan Kantor Lurah Naga Huta

Tekno

Kantor Pengaduan Bencana Dinas Sosial Sumut Terbakar