Twitter Umumkan Perkembangan Terkait Fitur Keamanan Terbaru

Herman - Rabu, 08 Februari 2017 11:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022017/6463_Twitter-Umumkan-Perkembangan-Terkait-Fitur-Keamanan-Terbaru.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Twitter hari ini mengumumkan tiga pembaruan terkait fitur kemanan di platform tersebut: pencegahan pembuatan akun-akun baru yang berisikan konten-konten melecehkan, fitur pencarian aman, serta memindahkan Tweet yang melecehkan, merendahkan dan berpotensi mengancam ke bagian bawah. 

 

Ketiga pembaruan ini akan diluncurkan secara global. Namun dikarenakan beberapa algoritma masih secara spesifik berdasarkan bahasa, maka perubahan akan diawali dalam basis bahasa Inggris lebih dahulu. Semua bahasa yang tersedia di Twitter aka menyusul setelahnya secara bertahap. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di blog Twitter Indonesia.

 

Upaya ini dimulai pada bulan November 2016 dan sejak saat itu, Twitter terus berupaya agar para pengguna memiliki lebih banyak kendali atas apa yang mereka ingin nikmati di Twitter. Minggu lalu, Twitter memperkenalkan perbaikan untuk prosedur pelaporan Tweet yang menghina dan merendahkan - sehingga memungkinkan orang yang mengalami pelecehan memiliki lebih banyak cara untuk melakukan pelaporan. 

 

“Menjadikan Twitter sebagai tempat yang lebih aman adalah fokus utama kami. Kami mendukung kebebasan berekspresi bagi semua orang agar mereka dapat melihat semua sisi dari beragam topik," Ed Ho, VP of Engineering Twitter.

 

Namun demikian, kebebasan berekspresi menjadi tidak nyaman saat penyalahgunaan dan pelecehan terjadi sehingga membungkam dan meredam beragam ekspresi. "Twitter tidak akan menoleransi hal tersebut dan kami terus mengembangkan berbagai upaya baru untuk menghentikan penyalahgunaan serta pelecehan terhadap pengguna," lanjutnya.

 

"Kami juga akan segera meluncurkan fitur 'pencarian aman' yang menghilangkan konten sensitif serta Tweet dari akun diblokir dari hasil pencarian. Walaupun jenis konten seperti ini dapat saja ditemukan jika Anda dengan sengaja mencarinya, namun konten tersebut tidak akan mengacaukan hasil pencarian lagi ke depannya," lanjutnya.(rel)

 

Berita Terkait

Tekno

Dugaan Kekerasan Terhadap Balita di Karawang, Komnas PA Desak Pemulihan Korban

Tekno

Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi dengan Industri di KEK

Tekno

Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang

Tekno

Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Alumni yang Bekerja

Tekno

Wakapolda Sumut dan Kapolresta Deli Serdang Diganti

Tekno

Sarang Narkoba di Medan Sunggal Digerebek, 11 Paket Sabu dan Ganja Disita