Pertumbuhan Konsumsi Konten Digital, Peluang bagi Kreator Konten di Indonesia

Herman - Selasa, 10 Januari 2017 10:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012017/6121_Pertumbuhan-Konsumsi-Konten-Digital--Peluang-bagi-Kreator-Konten-di-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan konsumsi konten digital pada tahun 2017, yang disebabkan oleh dua hal, meningkatnya penggunaan jaringan sosial dan juga meningkatnya pengguna jaringan selular yang akan terus menstimulasi konsumsi konten digital dan membangunkan kembali penulis konten yang “tertidur”.UC News, sebuah distributor konten UCWeb dari Alibaba Group, dalam laporan terbarunya menunjukkan terbukanya kesempatan we-media, atau pembuat konten yang termasuk Independent Key Opinion Leaders (KOL), penerbit individu, dan lainnya di Indonesia, dimana konsumsi konten We-Media pada Desember 2016 meningkat 6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan bulan September.Laporan ini juga memberikan gambaran tren konsumsi konten pada tahun 2016 di Indonesia dengan analisa data dan perbandingan internasional.“Menurut hasil observasi kami dan riset industri, saat ini terdapat 7.000 reporter, jurnalis dan editor yang bekerja di industri media Indonesia, sekitar 3,8% (sekitar 3 juta) dari total pengguna internet aktif di Indonesia adalah blogger,” ujar Jack Huang, President of Overseas Business, UCWeb, Alibaba Mobile Business Group, Selasa (10/01/2017).Dikatakannya, dengan pertumbuhan konsumsi konten digital di Indonesia, kami memprediksi bahwa akan lebih banyak kreator konten profesional yang akan mengenalkan dirinya sebagai “We-Media”, sebutan bagi mereka yang menekuni dunia penerbit independen dan individu penyedia konten yang dapat memberikan pengaruh."Kemudian, kami memperkirakan akan lebih banyak lagi konsumen konten digital yang menyebut dirinya “prosumer” - konsumen yang juga terlibat dalam produksi konten, yang mana akan berkontribusi kepada peningkatan pembuat konten digital di Indonesia seperti yang telah terjadi di industri konten digital di Tiongkok," lanjutnya.Laporan “Year-end mobile content consumption trend of 2016 in Indonesia” menunjukan adanya peningkatan signifikan dalam konsumsi konten berita di semester 2 tahun 2016, dimana pageviews di UC News pada kuartal 4 meningkat 307% lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, dan durasi membaca meningkat menjadi 260% pada periode yang sama."Tren konsumsi konten di UC News di semester 2 tahun 2016 menunjukan potensi besar perkembangan We-Media, dimana industri konten digital di Indonesia mengarah kepada perbandingan pada pasar Tiongkok," pungkasnya.(rel)

Berita Terkait

Tekno

Dugaan Keracunan 53 Santri, Begini Respons LPA Deli Serdang

Tekno

Duo Maling Handphone Driver Ojol di Patumbak Ditangkap

Tekno

Dugaan Kekerasan Terhadap Balita di Karawang, Komnas PA Desak Pemulihan Korban

Tekno

Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi dengan Industri di KEK

Tekno

Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos, Lima Pelaku Pernah Kerja di Kamboja

Tekno

Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang