Beritasumut.com-Pertumbuhan bisnis seluler selama 9 bulan di tahun 2016 ini sebesar 11,9%. Peningkatan ini merupakan hasil dari produk dan layanan digital menarik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dalam penggunaan layanan digital, data, telepon, SMS, serta VAS (Value Added Services). Hal ini diakui oleh Head of Regional Indosat Sumatera Suwandi Tjia yang menyebutkan kinerja perusahaan Indosat Ooredoo berhasil mencatat pertumbuhan kinerja tahunan mencapai ‘double digit’."Indosat Ooredoo juga sukses mencatat pencapaian jumlah pelanggan sebesar 81,6 juta pelanggan, meningkat 12,6 juta pelanggan dibandingkan dengan kuartal III 2015," ujar Suwandi, Senin (21/11/2016). Suwandi menambahkan, jika pelanggan utamanya berasal dari pengguna data yang mendorong pertumbuhan trafik data sebesar 114,2% dan pertumbuhan pendapatan data sebesar 52,2% dibanding kuartal III tahun 2015. “Pada masa yang akan datang kami tetap menargetkan Indosat Ooredoo sebagai nomor satu dalam pendapatan digital, nomor satu dalam pengalaman digital, dan brand digital pilihan pelanggan nomor satu di Indonesia," ujarnya. Sementara itu, Kepala BPS Sumut Wien Kusdiatmono menyebutkan pertumbuhan ekonomi Sumut 5,28% didongkrak dari salah satu sektor yakni informasi dan komunikasi. Wien menyebutkan sektor informasi dan komunikasi memberikan share 8,9% terhadap pertumbuhan ekonomi Sumut. Berdasar pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor informasi dan komunikasi pads triwulan ketiga tahun 2016 sebesar Rp3,797 triliun atas dasar harga berlaku. Angka ini, katanya, naik dibandingkan triwulan kedua tahun sama yang mencapai Rp2,991 triliun. Pun demikian pada l triwulan pertamana tahun 2016 yang mencapai Rp2,865 triliun.(BS03)