Pokja Humas Sumut Siapkan Hadiah Uang untuk Penangkap Pelaku Money Politik

- Selasa, 19 Juni 2018 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062018/9857_Pokja-Humas-Sumut-Siapkan-Hadiah-Uang-untuk-Penangkap-Pelaku-Money-Politik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Perkumpulan Pokja Humas Sumatera Utara himbau relawan dan masyarakat pendukung paslon Gubsu dan Wagubsu nomor urut satu, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pilgubsu pada hari Rabu (27/06/2018) mendatang. Bahkan Pokja Humas Sumut juga telah menyiapkan program berhadiah bagi warga yang berhasil menangkap pelaku money politik sebagai bentuk apresiasi guna mewujudkan Pilgubsu yang jujur dan adil.

 

Koordinator Pokja Humas Sumut, Idrus Djunaidi kepada wartawan di Medan, Senin (18/6/2018) kemarin, mengajak seluruh relawan yang tergabung dalam Tim Pemenangan pasangan Eramas, H Edi Rahmayadi dan H Musa Rajekshah dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya tindak kecurangan dalam pelaksanaan Pilgubsu yang tinggal beberapa hari lagi.

 

“Kita harus tetap mewaspadai berbagai prilaku kecurangan yang mungkin terjadi beberapa hari menjelang tanggal 27 Juni dan pada saat dilakukannya pencoblosan di TPS,“ seru Idrus.

 

Menurut Idrus, kekhawatiran akan terjadinya tindak kecurangan bukanlah sesuatu yang dibesar-besarkan tapi kondisi tersebut memang sudah pernah terjadi sebelumnya di tengah masyarakat. Kecurangan yang terjadi bukan hanya masalah politik uang tapi beberapa hal yang berkaitan dengan prilaku tidak terpuji dalam masa kampanye juga bagian dari tindak kecurangan, seperti fitnah stroke yang diarahkan ke Edi Rahmayadi dan penyebaran kupon zakat palsu yang bertujuan merusak nama baik Musa Rajekshah dan keluarga. 

 

“Fitnah dan hoax yang selalu mereka arahkan ke paslon Gubsu dan Wagubsu, H Edi Rahmayadi dan H Musa Rajekshah adalah bagian kecurangan terorganisir dan yang pastinya didanai oleh rang orang yang ingin mememecah belah kerukunan masyarakat Sumut dan mencederai demokrasi," ucap Idrus.

 

Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Supriadi, Ketua Pokja Humas Sumut dan Firdaus Nasution selaku Ketua Relawan Monitoring Pilgubsu dan pengurus Pokja Humas Sumut lainnya yang hadir pada pertemuan tersebut. Menurut Supriadi, untuk mewujudkan pelaksanaan Pilgubsu 27 Juni 2018 yang bersih, jujur dan adil, sangat diharapkan peran aktip masyarakat dalam hal pengawasan.

 

“Saya telah menginstruksikan kepada Tim relawan monitoring Pilgubsu 2018 yang dibentuk oleh Pokja Humas Sumut di bawah kepemimpinan saudara Firdaus Nasution untuk terus memantau perkembangan menjelang tanggal 27 Juni dan pasca pelaksanaan pencoblosan. Tim ini akan bekerja sama dengan masyarakat berdasarkan arahan dan petunjuk dari Tim Pemenangan Eramas," kata Supriadi.

 

Ditambahkan oleh Firdaus Nasution, SH bahwa selain memantau dan mengawasi pelaksanaan Pilgubsu 2018, Tim relawan monitoring yang dipimpinnya juga akan mengapresiasi warga yang berhasil meangkap pelaku money politik. 

 

“Kami akan memberikan penghargaan dalam bentuk uang kepada siapa saja warga masyarakat yang berhasil menangkap pelaku money politik menjelang tanggal 27 Juni dan jumlah dana yang akan kami berikan adalah sepuluh kali lebih besar dari jumlah yang diterima oleh terduga pelaku money poltik dari pihak yang menyuruhnya," urai Firdaus.

 

Tujuan pemberian apresiasi kepada masyarakat yang berhasil meanangkap pelaku money politik didasari pada keinginan Pokja Humas Sumut untuk membantu mencegah terjadinya kecurangan.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Sumut Memilih

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Sumut Memilih

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja

Sumut Memilih

Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024

Sumut Memilih

Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov

Sumut Memilih

Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR

Sumut Memilih

MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi