Beritasumut.com-Sopir angkutan kota (angkot) di Kota Medan juga mempunyai hak pilih dan ikut mencoblos pada Pilkada Sumut bulan Juni mendatang. Karena itu, beberapa sopir angkutan kota yang ada mengharapkan Pilkada Sumut berjalan kondusif dan tidak ada kecurangan. "Sudah ada pilihan saya untuk mencoblos pada bulan Juni mendatang di Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Denai," ucap sopir angkutan kota trayek 16 jurusan Pelajar - Olimpia Medan Muhammad Taufik, kepada wartawan, di Jalan Bromo, Jumat (25/05/2018). Dia mengatakan, pada Pikada Sumut ini hanya ada dua kandidat yang akan dipilih oleh seluruh masyarakat Sumut yang sudah menyampaikan visi dan misinya untuk dipilih oleh masyarakat Sumut. "Mereka (calon Gubsu dan Wagubsu) itu adalah orang-orang yang baik dan mau membangun Sumut lebih sejahterah dan penduli kepada masyarakat dan jangan pernah berbohong," tambah pria ramah ini. Namun, dia hanya mengharapkan kepada calon Gubsu yang akan menjadi orang nomor satu di Sumut itu harus komitmen dengan ucapannya dan tidak ingkar janji. Karena selama ini kebanyakan calon Gubsu terpilih sudah banyak masuk penjara. "Mudah-mudahan calon Gubsu kali ini yang akan duduk di gedung megah Jalan Diponegoro ini bisa sebagai pelayan yang baik untuk masyarakat dan tidak masuk penjara," paparnya. Dengan bekerja sepenuh hati dan ikhlas, Sumut yang diinginkan itu semakin maju dan mempunyai daya saing dengan provinsi di Pulau Jawa. "Sumut harus nomor satu di Pulau Sumatera," ujar Taufik. Sementara sopir angkutan lainnya trakyek 53 jurusan Bromo - Medan MallDatuk mengaku mempunyai hak pilih sebagai peserta untuk mencoblos salah satu kandidat calon Gubsu. "Saya juga mempunyai calon yang akan dicoblos di TPS di Jalan Bromo Medan," jelasnya. Menurut dia, kedua calon Gubsu itu sangat piawai dalam menyampaikan visi dan misinya namun masyarakat yang menentukan untuk memilih calon yang disukainya. "Saya hanya mengharapkan masyarakat harus mensukseskan Pilkada di Sumut," harapnya.(BS06)