Beritasumut.com-Meskipun di berbagai survei pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) mengungguli pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus (Djoss) namun Edy Rahmayadi memilih tak jumawa. Saat ditemui melepas peserta Touring Johor I Driver Community di depan kediamannya di Jalan Karya Bakti, Medan Johor, Edy mengaku kalau dirinya tidak terlalu terfokus kepada hasil yang dikeluarkan sejumlah lembaga survey yang mengunguli dirinya bersama Musa Rajekshah 'Ijeck'. Edy lebih memilih fokus untuk menjalankan kampanye semaksimal mungkin sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Begitupun mantan pangkostrad itu mengaku sangat berterimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan masyarakat kepada pasangan Eramas."Tugas saya sebagai Pasangan Calon (Paslon), saya diberi mandat dan amanah oleh penyelenggara pemilu untuk berkampanye sampai Minggu tenang nanti. Saya akan berkampanye sebisa yang saya lakukan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku," ujar Edy. Dalam kesempatan tersebut Edy juga mengaku bahwa apapun hasil yang akan diraihnya nanti setelah berkampanye merupakan keputusan rakyat yang harus dihormati."Perkara nanti rakyat memilih atau tidak memilih, itu amanah rakyat. Itulah demokrasi," ujarnya. Seperti diketahui berdasarkan hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, pasangan Eramas meraih 43,3 persen suara dan Djoss 33,3 persen. Sebanyak 23,4 persen lagi dinyatakan belum menentukan pilihan dalam Pilgub Sumut. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan menggunakan responden 1.000 orang. Survei dilakukan 11 sampai 15 April. Sebelumnya peneliti Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP USU, juga memaparkan hasil survei jika pertarungan Pilgubsu head to head antara Edi Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) dan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss), maka Eramas unggul dengan persentase 49,3%. Sedangkan berdasarkan survei yang dilaksanakan mulai tanggal 3-7 Maret 2018 ini melibatkan 650 responden yang tersebar di 33 Kab/kota yang ada di Sumut. Metode yang digunakan adalah multistage random dengan sampling error +/- 3,8% dengan tingkat kepercayaan 95%. Jika survey dilakukan melalui pertanyaan terbuka atau spontan tentang siapa yang akan dipilih pada Pilgubsu, maka hasilnya Eramas memperoleh dukungan sebesar 47,85% disusul Djoss sebesar 30,15% dan pasangan JR-Ance 6,92% dengan 15,08% responden menyatakan belum menentukan pilihan, rahasia dan tidak menjawab.(BS03)