Beritasumut.com-Tokoh Muda Sumut Musa Rajekshah mengaku prihatin dengan kondisi tenagakerja di Sumatera Utara (Sumut).Sebagai seorang berlatarbelakang pengusaha, pria yang akrab disapa Ijeck mengaku memahami persoalan ketenagakerjaan. "Kita sebagian besar pasti tahu soal kerja kontrak, upah tak layak sampai pada jaminan kesehatan pekerja lokal yang banyak tak ter-cover perusahaan. Sebagai orang yang latarbelakang pengusaha, tentulah saya ingin sekali menampung pekerja-pekerja lokal kita. Tapi itu tak mungkin karena saya juga punya keterbatasan," ujar Ijeck menyikapi peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei kemarin. Ijeck kini tercatat sebagai calon Wagubsu nomor urut 1 mendampingi Edy Rahmayadi.Menurut Ijeck, salahsatu alasan dirinya berani terjun ke dunia politik yakni meminimalisir persoalan tenagakerja. "Paling tidak saat duduk nanti saya dan parlemen bisa mendorong terbentuknya Perda Ketenagakerjaan di Sumut. Perda ini kan belum ada. Tentu Perda ini nantinya mengakomodir semua kepentingan antara buruh dan pelaku usaha. Tenaga Kerja Asing di Sumut ini kan perlu juga diatur dalam Perda," kata Ijeck. Menurutnya, kalau Sumut dibanjiri Tenaga Kerja Asing (TKA) maka ini menutup peluang kerja bagi masyarakat lokal."Kita jangan suka mengimpor-ngimpor lah. Dosen impor, tenaga kerja kasar impor. Mau jadi apa Sumut ini kalau potensi kita tidak kita berdayakan," pungkas Ijeck seraya menekankan pentingnya menambah jumlah tenaga pengawas di Dinas Tenaga Kerja Pemprovsu ke depan.(BS03)