Bersama Masyarakat, Edy Rahmayadi Ikuti Tabligh Akbar di Natal

- Selasa, 01 Mei 2018 14:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052018/4115_Bersama-Masyarakat--Edy-Rahmayadi-Ikuti-Tabligh-Akbar-di-Natal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama ribuan masyarakat menghadiri acara Tabligh Akbar di Lapangan Kota Natal, Madina, Minggu (29/04/2018).

 

Salah seorang ulama dan tokoh masyarakat, Ahmad Nurdin mengungkapkan jika Edy dan pasangannya Musa Rajeksah dinilai saling melengkapi sebagai pasangan yang bisa membawa perubahan Sumut ke arah lebih baik di masa-masa mendatang. Tak kalah pentingnya, Edy dan Ijeck dikenal dekat dengan para ulama dan mencintai Masjid. 

 

"Saya melihat dengan hati nurani kalau Pak Edy dan Pak Ijeck adalah tokoh yang dekat dan ulama dan pesantren. Dan para ulama dan tokoh-tokoh agama ini pun mendukung keduanya (Eramas).Kalau ulama saja mendukung, apalagi kita. Siapa lagi yang kita teladani kalau bukan ulama. Jadi mari kita umat islam bersatu. Pemimpin yang mencintai Masjid dan ulama harus kita dukung," ujarnya.

 

Guru di Ponpes Musthafawiyah Purba Baru ini pun menegaskan bahwa kedekatan dan keperdulian Edy dan Musa kepada ulama, pesantren dan Masjid sudah dilakukan sejak lama, jauh sebelum keduanya berniat maju sebagai Cagub dan cawagub."Sumut ini juga memerlukan pemimpin yang tegas untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Sumut. Termasuk ancaman narkoba, kita yakin kalau pak Edy Gubernurnya persoalan narkoba ini akan dapat ditekan dan generasi muda kita bisa terselamatkan," tegasnya. 

 

Tokoh agama sekaligus Ketua MUI Madina KH Mahmudin Pasaribu mengingatkan agar umat islam yang telah memiliki hak pilihnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilgubsu  27 Juni 2018 mendatang. Masyarakat muslim diharapkan bijak dalam menentukan pemimpin yang sesuai dengan ketentuan agama islam. 

 

"Agama islam menganjurkan, kalau kita bimbang menentukan pilihan di antara dua pilihan yang baik maka kita sholat istiqorah. Tapi, untuk memilih di antara dua piring ada makanan, kentang sama ayam dan kentang sama kucing itu kita tidak perlu istiqorah karena sudah jelas mana yang harus dipilih. Bicara soal kepemimpinan sudah jelas diatur dalam islam," ujarnya. 

 

Senada, Ustad Abdul Latif Khan menjelaskan bahwa islam merupakan Rahmatan Lil Alamin, Rahmat Bagi Seluruh Alam Semesta. Oleh karenanya dirinya sangat menyesalkan adanya upaya yang ingin memecahbelah umat dengan memandang Islam sebagai agama yang keras bagi umat di luar Islam. 

 

"Saat ini ada toksin yang coba dimasukan ke kepala rakyat ini kalau kegiatan umat Islam belakangan ini anti kebhinekaanlah, anti perdamaianlah. Sehingga ada muncul istilah Islam Nusantara. Muncul orang-orang yang mengaku ustad, ulama yang katanya pro kebhinekaan.Islam itu rahmat bagi sekalian alam. Orang alim yang membiarkan kucingnya di rumah mati kelaparan nabi sudah menegaskan kalau orang itu masuk neraka. Muslim itu keyakinan kepada Allah dan bisa dirasakan manfaatnya untuk orang banyak," tegas Lathif Khan. 

 

Dikatakan Lathif Khan bahwa sudah selayaknya umat islam bersatu padu untuk mewujudkan Provinsi Sumut yang bermartabat. Apalagi saat ini telah ada calon pemimpin yang tidak hanya dengan dengan ulama dan Masjid, namun telah memiliki komitmen yang tinggi untuk membangun Sumut.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Sumut Memilih

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Sumut Memilih

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja

Sumut Memilih

Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024

Sumut Memilih

Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov

Sumut Memilih

Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR

Sumut Memilih

MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi