Di Natal, Edy-Nawal Lubis Diarak dan Diupah-upah Bak Pengantin Baru

- Minggu, 29 April 2018 13:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/9877_Di-Natal--Edy-Nawal-Lubis-Diarak-dan-Diupah-upah-Bak-Pengantin-Baru.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Kunjungan Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi beserta istri Nawal Lubis disambut antusias masyarakat Natal, Kabupaten Madina, Minggu (29/04/2018). Edy dan Nawal Lubis disambut dengan adat istiadat pesisir Natal, pantai barat. Usai mengenakan pakaian adat, Edy dan Nawal diarak dari Kota Natal menuju Mess Pemprovsu di Jalan Pahlawan, No.9, Natal. 

 

Sebelum memasuki mess Pemprovsu Edy Rahmadi dan Nawal Lubis disambut oleh penampilan tarian gelombang 12 dan tari pedang. Di mess Pemprovsu, telah menunggu para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama di antaranya H Iyanmudin, H Edi Juardi, H Fadlan, Syahrul, dan Masludin yang telah siap menepungtawari dan mengupah-upah Edy dan Nawal. 

 

"Saya sangat berterimakasih atas sambutan masyarakat Natal. Saya dipakaikan pakaian adat, terus diarak. Ditepung tawari dan diupah-upah. Saya merasa bak pengantin baru ini," ujar Edy.

 

Dalam acara silaturahmi itu Edy juga mengajak agar masyarakat menyadari potensi kekayaan alam, budaya dan adat istiadat yang dimiliki Bangsa Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Tidak hanya kebanggaan sebagai jati diri bangsa yang bermartabat namun juga sebagai daya tarik bagi bangsa lain khususnya para wisatawan mancanegara. 

 

"Inilah salah satu kekayaan Indonesia. Beda dengan negara lain. Di Indonesia saja ada 716 adat dan 1012 bahasa dan Sumatera Utara mengisi kekayaan adat istiadat dan budaya itu. Inilah anugerah Tuhan ini harus kita syukuri dan kita rawat dengan baik," ujar Edy. 

 

Menyahuti harapan sejumlah tokoh adat dan masyarakat Natal yang mengarapkan pemekaran menjadi Kabupaten Pantai Barat Edy mengaku bahwa secara Komando Pengendalian (Kodal) bahwa semakin dekat Kodal semakin mempercepat pembangunan. Apalagi lanjut Edy secara geografis jarak Kecamatan Natal cukup jauh dari pusat Kabupaten Kota Madina. Kondisi ini diperburuk lagi dengan kondisi infrastruktur jalan yang kurang memadai. Selain itu juga Kota Natal yang berada di Pantai Barat Sumatera harus menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat menjadi pintu masuk bagi negara lain ke daratan Sumatera. 

 

"Melihat kondisi yang ada sangat wajar jika Natal ini harus menjadi perhatian pemerintah.Namun untuk menjadi Kabupaten tentu tidak hanya persoalan kesiapan infrastruktur seperti jalan tapi juga infrastruktur lainnya, termasuk kesiapan SDM dan potensi daerahnya. Kita juga tidak ingin nantinya Natal ini menjadi Kabupaten gagal seperti beberapa di Papua.Saya akan kembali lagi kesini dan nanti akan kita lihat apa yang harus kita benahi di Natal ini," ujar Edy. 

 

Sebelumnya tokoh masyarakat Natal, H Edi Juardi mengatakan bahwa Kota Natal memiliki potensi alam baik perkebunan maupun kelautan. Selain itu Natal juga dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional maupun tingkat Provinsi Sumut. Oleh karenanya kehadiran Edy Rahmayadi ke Natal diharapkan nantinya dapat memberikan perubahan yang baik bagi Natal termasuk juga dalam mewujudkan Kabupaten Pantai Barat. 

 

Juardi pun mengaku bahwa masyarakat Natal siap mendukung dan memenangkan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Nomor Urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu 27 Juni 2018 mendatang. "Kalau ada orang kita, ngapain kita pilih orang lain. Walaupun ada calon lain Eramas kita menangkan," pungkasnya.(BS03) 

 


Tag:

Berita Terkait

Sumut Memilih

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Sumut Memilih

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Madina, Gubernur Sumut Ingatkan Kesejahteraan Rakyat Sebagai Landasan Bekerja

Sumut Memilih

Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Bersama Stakeholder Pada Pilkada Tahun 2024

Sumut Memilih

Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov

Sumut Memilih

Ada Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi MK, Ini Pembelaan Diri KPU di DPR

Sumut Memilih

MK Putuskan Pilkada Pasaman Diulang, Cawabup Eks Napi Didiskualifikasi