Wanita Paruh Baya Ini Berharap Sihar Peduli Warga Kurang Mampu

Herman - Minggu, 15 April 2018 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/6582_Wanita-Paruh-Baya-Ini-Berharap-Sihar-Peduli-Warga-Kurang-Mampu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Aksi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus menjadi perawat dadakan di pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis terhenti. Adalah jeritan tangis wanita paruh baya yang menghentikan aksin Sihar kemudian menanyakan keluhan sakit apa gerangan yang dirasakan warga tersebut, sebelum ia mendapat pemeriksaan medis.

 

Wanita bernama Nurhaya itu tak kuasa menahan tangisbsaat mengetahui kolesterolnya tinggi. Kondisi ini sempat menarik perhatian warga lain yang tengah antre berobat. Tak ayal, hiruk pikuk pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar Perempuan DJOSS For Sumut di Jalan Ulayat Raya Desa Adat Kec Hamparan Perak Kab Deliserdang, terhenti sejenak, Sabtu (14/04/2018).

 

Kepada Sihar, Nurhaya mengaku bahwa kondisi yang tengah dijalaninya harus menanggung beban hidup seorang diri. Sang suami yang telah meninggal dunia, mengharuskan dirinya berjuang seorang diri menghidupkan keempat anaknya yang masih kecil. "Saya harus berjuang sendiri Pak. Saya harus menafkahi anak-anak saya yang masih kecil-kecil Pak. Suami saya meninggal dua tahun lalu," ungkap Nurhaya kepada Sihar.

 

Dirinya pun berharap, Sihar yang berpasangan dengan Djarot memberikan perhatian serius terhadap masyarakat yang kurang mampu. "Saya doakan Bapak memimpin Sumut ini. Saya mohon, tolonglah orang-orang seperti saya Pak. Dengan keterbatasan kondisi saya seperti ini, masih membutuhkan bantuan," harapnya.

 

Sihar pun mencoba menenangkan Nurhaya. Dirinya terus mengelus punggung wanita 65 tahun itu agar tenang. Sihar menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan Nurhaya dengan gula darah dalam kondisi normal, namun tidak sejalan dengan pemeriksaan kolesterol yang tinggi, disebabkan teringat dengan almarhum suaminya dan juga beban hidup yang harus ditanggungnya. Kata Sihar, kondisi ini pula yang membuat Nurhaya lupa akan kondisi kesehatannya.

 

"Ibu Nurhaya ini teringat suaminya yang meninggal dua tahun lalu. Membuat dia sangat sedih, kesulitan hidup yang harus ditanggung seorang diri termasuk anak pertamanya, Ririn kelas 1 SMA hanya mengikuti sekolah paket. Beban hidup ini yang membuat dia lupa akan segala sesuatu dan larut dalam kesedihan yang membuat kesehatan tidak baik," ungkap Sihar.

 

Katanya, pemerintah dengan kondisi ini harus hadir di tengah masyarakat. Dimana, kesehatan baik yang didapat sang ibu, juga menghasilkan kesehatan dan pendidikan yang baik bagi anak. "Warga yang baik akan menghasilkan keluarga yang baik dan akan berkontribusi bagi Sumut. Ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, harus memberikan kesehatan dan pendidikan masyarakat yang baik dan lengkap," jelas Sihar.

 

"Edukasi tentang kesehatan harus dijalankan di masyarakat. Kita akan pertajam penetrasi sehingga warga bisa mendapatkan program sosial security yang meng-cover kesehatan," tambah pria ramah itu.

 

Sihar mengakui, dirinya bersama Djarot memprioritaskan kesehatan bagi masyarakat. Program kesehatan yang dirancang dengan Kartu Sumut Sehat memfokuskan masyarakat kurang mampu yang tidak masuk dalam BPJS Kesehatan. "Program kesehatan melalui kartu Sumut sehat kita memiliki anak-anak yang sehat, kuat dan pintar. Begitu juga perhatian kesehatan bagi kaum ibu-ibu," tuturnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Sumut Memilih

Dorong Akselerasi Pembangunan, Pjs Walikota Gunungsitoli Berharap Perhatian Pemerintah

Sumut Memilih

KPU Sumut Tetapkan Edy-Ijeck Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Sumut Memilih

Edy Rahmayadi Optimis Eramas Menang 68 Persen

Sumut Memilih

Dipanggil Dua Kali Tak Hadir, Poldasu Akan Jemput Paksa DBT Terkait Kasus Fitnah Djoss

Sumut Memilih

Tunggu Hasil Quick Count, Cawagub Ijeck Iktikaf di Masjid yang Dibangun Ayahnya

Sumut Memilih

Warga Jalan Puri Heboh, Ribuan Paket Sembako Berlabel Syamsul Arifin Diamankan