Beritasumut.com-Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara (Sumut) dr Edy Ardiansyah SpOG (K) mengungkapkan jika pihaknya mengkoordinir pemeriksaan kesehatan bagi Cagub dan Cawagub yang menjadi kontestan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut 2018 bekerja sama dengan RSUP Haji Adam Malik, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tim psikolog. Langkah-langkah tersebut, kata dia, tetap dilaksanakan secara profesi tanpa ada keberpihakan."Rangkaian kegiatannya mulai dari sosialisasi tindakan, persiapan dan pemeriksaan kesehatan. Selain IDI, tim pemeriksa juga ada dari BNN dan psikolog. Pemeriksaan sebelum-sebelumnya tidak pernah ditemukan kendala," ujarnya kepada wartawan, Senin (08/01/2018). Karenanya ia berharap, siapapun kepala daerah terpilih nantinya dapat memikirkan kesehatan karena merupakan bagian dari pembangu-nan nasional. Hal ini agar masyarakat memahami bahwa modal utama pembangunan adalah pemikiran yang sehat. "Pemerintah harus fokus pada upaya promotif dan preventif kesehatan. Tujuannya agar mampu mengurangi anggaran pemulihan kesehatan," terangnya. Menurutnya, jika kesehatan pemikiran sudah baik maka penatalaksanaan kesehatan juga tidak akan menghabiskan anggaran besar. Pemikiran sehat juga sebagai upaya preventif. "Karena selama ini di RS hanya mengutamakan pengobatan setelah sakit. Jadi kita harap kepala daerah terpilih bisa menjadikan RS sebagai sarana promotif kesehatan karena selama ini masih kurang," pungkasnya.(BS03)