Beritasumut.com-Dalam rangka pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 di wilayah Sumut, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2018 Polda Sumut di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (06/01/2018). Dalam operasi ini, Polda Sumut dan jajaran melibatkan 13.544 personil, di antaranya dari Polda Sumut sebanyak 3.355 personil, sedangkan satuan tugas (satgas) kewilayahan sebanyak 10.189 personil. Paulus Waterpauw mengakui, Provinsi Sumatera Utara termasuk wilayah yang rawan dalam pesta demokrasi. "Menghadapi pesta demokrasi, situasi perkembangan dinamika terakhir tentang para peserta masuk bakal calon. Sumut saat ini menjadi wilayah yang rawan," katanya kepada wartawan usai apel digelar. Meski demikian, Kapolda sumut tetap optimis bisa mengatasi semua kerawanan itu, bila ada kerjasama, koordinasi dan sinegritas dari dari semua instansi terkait. "Kita dukung semua kegiatan, penyelenggara, pengawas. Biar seluruh kegiatan berjalan lancar dan baik," ungkapnya. Selain dibantu TNI dalam pengamanan nantinya, Paulus Waterpauw juga menyebut kalau pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolda Aceh bila ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi. "Kita siapkan sarana dan prasarana, logistik dan kekuatan. TNI back-up kita yang menurunkan 1.250 personil. Kita juga koordinasi dengan Kapolda Aceh, untuk membantu mengantisipasi apabila situasi yang berkembang. Polda Aceh menurunkan 4 Kompi Brimob dan Dalmas," ujarnya. Terkait apel pasukan, mantan Kapolda Papua ini menerangkan itu dilakukan untuk pengecekan kesiapan personil, sarana dan prasarana dalam rangka Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) dan Pilkada di 8 kabupaten/kota lainnya di Sumut. Selain itu, imbuhnya, Operasi Mantap Praja Toba 2018 akan dilaksanakan mulai dari pendaftaran penetapan pasangan calon, 8 Januari 2018 sampai 9 Juli 2018 mendatang, pada tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara sampai penetapan dan pelantikan Kepala Daerah. "Setiap tahapan Pilkada memiliki berbagai kerawanan gangguan Kamtibmas, yang harus dijaga, antisipasi dan tanggulangi bersama," pungkasnya. (BS04)