beritasumut.com- Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan pengemudi mobil tangki. Tepat pukul 01.15 WIB seorang kepala rumah tangga yang juga penyalur energi agar tetap menyala, pria berusia 40 tahun ini tetap terjaga membelah jalan lintas Sumatera yang mulai lengang. Pria itu bernama Dhika. Ia masih berada di balik kemudi mobil tangki. Lampu kendaraan membelah gelap malam, sementara suara mesin menjadi teman sepanjang perjalanannya.
Di dalam kabin, hanya ada dua orang, dirinya dan seorang kondektur yang turut membersamainya menghantarkan pasokan energi untuk hajat hidup banyak orang. Namun sebenarnya mereka tidak benar-benar sendirian. Dari speaker kendaraan, sebuah suara perempuan menyapa.
"Posisi aman, Pak?"
Dhika tersenyum.
Kadang sapaan itu terdengar seperti pengingat. Kadang menjadi teman berbincang singkat ketika rasa kantuk mulai datang. Di tengah perjalanan panjang yang bisa memakan waktu berjam-jam, suara dari ruang kendali itu membuat mereka merasa ada seseorang yang ikut menemani perjalanan.
Suara khas yang mengudara itu milik Mega Eulina. Perempuan muda berdarah Karo yang bekerja sebagai Road Traffic Control (RTC) di Elnusa Petrofin.
Meski tidak bekerja di jalan yang sama, keduanya terhubung dalam satu misi yakni memastikan energi sampai ke tujuan dengan aman.
Jika Dhika bekerja di balik kemudi, maka Mega bekerja di balik layar.
Di sebuah ruang kendali yang beroperasi tanpa henti selama 24 jam, Mega memantau pergerakan armada distribusi energi melalui deretan monitor yang menampilkan puluhan titik bergerak secara real time.
Dalam satu shift, ia bertanggung jawab mengawasi 33 armada mobil tangki. Namun sebenarnya yang ia jaga bukan sekadar kendaraan. Di balik 33 armada itu terdapat 66 pekerja lapangan yang terdiri dari pengemudi dan kernet yang menempuh perjalanan panjang berpuluh-puluh bahkan ratusan kilometer.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line
259