Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan, Dr H Hayatsyah MPd, menghadiri Silaturrahmi Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK dengan para Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh dan Pemuda Lintas Agama di Aula Mapolres Asahan, pertengahan pekan ini.
Kapolres Asahan dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang telah membantu pemerintah, utamanya aparat keamanan Polres Asahan dalam menjaga Kamtibmas dan kondusifnya Kabupaten Asahan selama tahun 2020.
"Tanpa dukungan dan Kerjasama dari seluruh elemen masyarakat utamanya pimpinan, tokoh dan pemuda lintas agama, Polres Asahan tentu tidak dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Utamanya pada saat pelaksanaan tahapan tahapan Pilkada yang puncaknya pada tanggal 9 Desember 2020 dapat berlangsung dengan aman, damai dan sesuai dengan aturan," ujar Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Sabtu (06/02/2021).
Kapolres mengimbau para pimpinan lembaga keagamaan, tokoh dan pemuda lintas agama untuk berpartisipasi dan bekerja bersama Pemerintah, Polri dan TNI dalam upaya pencegahan dan pengendalian terhadap penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Asahan. "Peran aktif dari tokoh agama sangat diharapkan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Asahan Dr H Hayatsyah MPd mengapresiasi dan mengucapan terima kasih kepada Kapolres Asahan dan jajarannya yang telah dapat menjaga kondusifitasnya kamtibmas di Kabupaten Asahan. "Sehingga masyarakat dan umat beragama dapat beribadah dengan tenang dan aman walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19," sebutnya.
Hayatsyah menyampaikan, Menteri Agama melalui Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M). mengajak dan menghimbau agar para umat beragama untuk tetap mematuhi dan menerapkan Protokol Kesehatan dengan 5M, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Membatasi Mobilitas dan Interaksi, serta Menjauhi Kerumunan.
"Kepada para pimpinan dan tokoh lintas agama untuk terus mensosialisasikan gerakan ini dalam setiap kegiatan keagamaan kepada para jamaahnya masing-masing. Kita memiliki tanggung jawab yang sama dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid 19," harapnya. Silaturrahmi ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan. (BS09)