Inspirasi dari Shafira, Anak 10 Tahun yang Berkontribusi Ciptakan Konten Informasi untuk Covid-19

- Jumat, 17 April 2020 22:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042020/_4830_Inspirasi-dari-Shafira--Anak-10-Tahun-yang-Berkontribusi-Ciptakan-Konten-Informasi-untuk-Covid-19.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pendemi Covid-19 yang masif dan cepat membuat pemerintah harus sigap, efektif, dan efisien dalam melakukan komunikasi, sehingga publik lebih peduli dan waspada terhadap pandemik global yang sedang terjadi. Namun di balik sebuah krisis, ternyata masih banyak hikmah yang dapat diambil.

Salah satu inspirasi dari Shafira, anak perempuan berusia 10 tahun yang menemukan bakat terpendamnya. Berawal saat Shafira beberapa kali menemani sang Ibu, dr Rose yang sedang menyiapkan konten informasi seputar Covid-19 bersumber dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease and Prevention (CDC) selama bekerja dari rumah.

"Ketika ada himbauan work from home imbas terus meningkatnya kasus positif Covid-19, saya membuat konten informasi dari WHO dan CDC untuk media sosial. Infografisnya dibuat dengan animasi atau kartun agar menarik dan mudah dimengerti oleh semua usia. Saat itu anak kami Shafira mulai memberikan beberapa ide dan masukan," ujar Ibunda Shafira, dr. Rose melalui siaran persnya, Jumat (17/04/2020).

Fungsionaris Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan tersebut mengatakan Shafira akhirnya terlibat aktif dalam pembuatan konten termasuk pengisian suara dan untuk melakukan kegiatan ini dengan gembira. Rose mengaku sebelumnya bakat anaknya tidak diketahui, namun Shafira memang sering menonton video animasi anak dari platform Youtube.

"Lama-lama Shafira ikut membantu membuat konten animasinya sendiri, bahkan juga mengisi suaranya. Awalnya kami tidak tahu bakat ini, Shafira memang sering menonton video animasi anak dari Youtube. Karena harus stay di rumah, dia mulai mengasah kreativitasnya dan belajar secara otodidak. Menurut saya ini adalah salah satu sisi positif dari himbauan untuk tetap di rumah," tambahnya.

Menurut Rose hal ini sangat membanggakan bagi dirinya dan keluarga. Terlebih apa yang dilakukan Shafira menjadi bentuk kontribusi yang bisa dilakukan oleh seorang anak berumur 10 tahun bagi Indonesia. "Shafira membantu dalam pembuatan konten informasi penting seputar Covid-19. Tentu kami sangat bangga dengan apa yang dilakukan Shafira," jelasnya.

Di samping bakat terpendam yang dia miliki, sambung dr Rose, konten seputar Covid-19 yang Shafira bantu buat adalah bentuk kontribusinya bagi Indonesia. "Mari kita semua turut membantu pemerintah melawan Covid-19 dengan melakukan physical distancing, dan tentunya berdoa agar pandemik ini segera berakhir," tutupnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Sosok

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Sosok

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Sosok

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Sosok

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Sosok

Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19

Sosok

Kepada Tim Juri PPKM Award, Edy Rahmayadi Paparkan Strategi Sukses Penanganan Covid-19 di Sumut