Resmi Jadi Kabid Humas Poldasu, Sosok AKBP Tatan Nyaris Ditabrak Gembong Narkoba

- Sabtu, 28 April 2018 16:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/8616_Resmi-Jadi-Kabid-Humas-Poldasu--Sosok-AKBP-Tatan-Nyaris-Ditabrak-Gembong-Narkoba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK
Beritasumut.com-Kabid Humas Polda Sumut (Poldasu) secara resmi dijabat oleh AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK menggantikan Kombes Pol Rina Sari Ginting yang dipercaya pimpinan menduduki jabatan Kabid TI Poldasu.  

 

Dilansir dari tribratanews.sumut, Sabtu (28/04/2018), selain memimpin pelantikan Kabid Humas, Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw juga memimpin pelaksanaan sertijab Kabid TI dan Direktur Sabhara Poldasu serta 5 Kapolres dan Wakapolrestabes jajaran Poldasu.

 

Sebelumnya, AKBP Tatan menjabat sebagai Wakapolrestabes Medan. Ia kemudian digantikan oleh AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto yang sebelumnya menjabat Kapolres Pariaman Polda Sumbar.

 

Lantas bagaimana sosok AKBP Tatan? Selama bertugas di kepolisian, AKBP Tatan dikenal dekat dengan masyarakat dan bawahannya.Bahkan saat AKBP Tatan menjabat sebagai Kapolres Asahan beberapa waktu yang lalu, banyak personil Polres Asahan dan masyarakat Asahan yang menghadiri upacara pelepasan AKBP Tatan yang menitikkan air mata karena berat melepas dirinya yang saat itu akan menempati jabatan baru sebagai Wakapolrestabes Medan.

 

Hal tersebut membuktikan kedekatan AKBP Tatan dengan masyarakat dan bawahannya tanpa ada sekat bahwa Ia merupakan pimpinan atau pejabat.AKBP Tatan mengungkapkan menduduki jabatan sebagai pemimpin bukan berarti harus bersikap kejam dan berjarak pada bawahan agar dinilai tegas."Ketegasan kepemimpin adalah tentang bagaimana berani mengatakan salah atau benar kepada bawahan, meskipun hubungan secara individu sudah terjalin sangat dekat," ungkapnya.

 

Secara personal, pria kelahiran Medan 5 Oktober itu selalu menjalin kedekatan pribadi dengan bawahan, lapisan masyarakat, maupun wartawan hingga mampu mengendalikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat baik itu saat AKBP Tatan menjabat sebagai Kapolsek maupun Kapolres.“Dekat dengan bawahan bukan berarti lemah. Kalau ada personil yang salah tetap ditindak, kalau berprestasi tetap diberi apresiasi. Namun, komunikasi tetap harus dibangun dengan baik,” kata AKBP Tatan.

 

Selain sikap kesederhanaan dan kedekatan yang dimiliki lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1986 itu, sikap kepemimpinan ia tunjukkan melalui keberanianya, saat mengungkap kasus. Dia berada pada di posisi paling depan dan tak melulu mengandalkan bawahan. “Bagi saya, menjadi pemimpin memang harus berada di depan. Memberikan contoh. Jadi, tidak hanya sekedar bisa memberikan perintah,” ucapnya.

 

Keberanian itu pernah ia tunjukkan saat pengungkapan kasus peredaran gelap 7 Kg sabu, pengembangan kasus Polres Jakarta Barat pada akhir bulan Januari 2017 lalu.Ketika itu, bungsu dari 14 bersaudara tersebut nyaris dihantam mobil tersangka yang mencoba kabur. Dengan pengalamannya bertugas di Brimob pada tahun 2010 dan menjabat sebagai Kaurdal Ops Bagops Korbrimob Polri, ia bersama tim gabungan berhasil membekuk 4 tersangka kasus narkotika.

 

Termasuk kelihaiannya saat menjabat Kapolres Asahan beberapa waktu lalu, dalam berkomunikasi pada masyarakat Kampung Tengah di Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Barat yang selama ini dikenal sebagai basis aktivitas peredaran narkoba di sana.Tak menunggu lama, AKBP Tatan bersama forum pimpinan pemerintah daerah mengadvokasi dan memberikan pencerahan anti narkoba pada warga di sana.

 

Pelan tapi pasti, para begundal narkoba di Kampung Tengah terdesak. Aktivitas niaga barang haram di sana dibabat rata. Dijamannya pula posko anti narkoba didirikan bekerjasama dengan stakeholder terkait kawasan itu kini berubah menjadi daerah ramah anak.

 

Bagi perwira polisi kelahiran Mabar, Belawan ini, melayani masyarakat adalah tugas yang utama. “Sebab, polisi tanpa kepercayaan masyarakat tak ada artinya,” ujar AKBP Tatan.

 

Penggalangan dan pengayomannya serta bekerja dengan tulus ikhlas tersebut akan selalu Ia terapkan dimanapun bertugas. Termasuk menjadi modal AKBP Tatan saat bertugas sebagai Kabid Humas. AKBP Tatan akan intensif bersilaturahmi dengan awak media dan sebagai corong Poldasu untuk menyampaikan keberhasilan dan kegiatan positif Poldasu.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Sosok

Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam

Sosok

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto

Sosok

HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat

Sosok

Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut, Walikota Binjai Harap Kerja Sama dan Dukungan Polri Terus Berlanjut

Sosok

Berkunjung Ke Kabupaten Langkat, Kapolda Sumut Disambut Hangat Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy

Sosok

Kapolda Sumut : Medan Adalah Etalase Sumut