Beritasumut.com-Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel terlihat intens berinteraksi dengan warga Kota Medan, khususnya umat muslim, jelang masa tugasnya di Sumut selesai. Bila sebelumnya, Senin (05/06/2017), Rycko yang sebentar lagi akan menduduki jabatan sebagai Gubernur Akademi Polisi (Akpol) tersebut membagi-bagikan takjil kepada warga Kota Medan yang melintas di seputaran Lapangan Merdeka, Medan. Pada Selasa (06/06/2017), Rycko mengisi kegiatannya dengan shalat Dzhuhur berjamaah di Masjid Al Jihad, Jalan Abdullah Lubis, Medan. Usai shalat jamaah, penerima bintang Adhi Makayasa tersebut juga sempat memberikan sambutan kepada para jamaah. Dalam sambutannya, Rycko mengatakan, momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, menjaga silaturahmi, persatuan dan kesatuan bangsa. Dia juga mengatakan, Sumut merupakan miniaturnya Indonesia. "Sumatera Utara dapat digambarkan sebagai miniaturnya Indonesia, dengan beragam suku, agama, budaya; namun dapat hidup rukun dan mengimplementasikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian hidup sehari-hari," katanya. Di kesempatan itu, Rycko juga mengingatkan akan bahaya narkoba. "Sebisa mungkin harus menjauhi narkoba, karena kejahatan narkoba merupakan extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) yang sangat membahayakan kehidupan bangsa. Polda Sumut berkomitmen untuk memberantas narkoba dengan kebijakan, bersih-bersih ke dalam dengan deklarasi Aspol bebas narkoba dan hajar ke Luar dengan menindak tegas bandar narkoba," pungkasnya. (BS04)