Beritasumut.com-Petarung One Pride Mixed Matrial Art asal tanah karo, Brando Mamana Perangin-angin Simanjorang (23) bertekad menjadi juara pada final perebutan sabuk kelas 52 straw weight One Pride MMA yang akan digelar pada pertengahan Mei mendatang. Petarung yang menguasai grapling berencana akan mengalahkan lawannya Adi Paryanto dengan teknik guilitancouke atau dengan cekikan. Pria berjulukan Singa Karo ini mengatakan yakin akan menjadi juara pada turnamen yang memperebutkan juara di kelas 52 kilogram tersebut. Dia mengatakan sudah berlatih dengan keras agar bisa merebut juara kelas yang dipertandingkan itu. Bertanding mewakili sasana pitbull academy, Brando mengatakan memiliki disiplin ilmu beladiri wushu. Pria yang lahir di tanah karo tersebut mengatakan sangat mencintai olah raga sejak muda. "Back ground saya wushu, karate, Taekwando," kata juara Kejurda Wushu Sanshou Sumut 2014 di kelas 48 kilogram ini di Simpang Tuntungan, Medan, Sabtu (29/04/2017). Brando adalah bungsu dari tiga bersaudara. Brando berstatus anak yatim piatu sejak muda. Untuk menyambung hidup, sehari-hari Brando melatih Muaythai dan menjadi artis tatto. Pertadingan antara Brando dan Adi akan disiarkan secara langsung di tv one. Tim manager Brando, Julianus Sembiring dan Andi Elkana Ginting, mengatakan Brando Mamana adalah petarung asal Sumatera. Dia meminta agar masyarakat Sumut mendukungnya agar bisa menjadi idola. Julianus berharap dukungan moril kepada Brando karena selama ini akomodasi dan kebutuhan Brando ditanggung oleh para sahabat Brando. "Kita berharap agar Brando bisa menjadi duta MMA mewakili orang Karo," katanya. Sedangkan Andi berharap keberadaan Brando bisa memotivasi warga Karo untuk mencintai olah raga khususnya MMA. "Kita berharap ada bibit baru petarung asal karo," katanya.(BS08)