Beritasumut.com-Pencapaian Ariska Putri Pertiwi sebagai Miss Grand Internasional 2016 tidak hanya membuka mata dunia, tetapi juga Asia dan Indonesia khususnya. Betapa tidak, sejak pertama kali digelar pada 2013 lalu, baru tahun ini Indonesia meraih gelar tertinggi ajang tersebut. Bahkan Ariska Putri satu-satunya peserta dari Asia yang meraih mahkota Miss Grand Internasional. Pasca dinobatkan sebagai Miss Grand, Ariska Putri Pertiwi dikabarkan akan 'pulang kampung' ke Kota Medan dalam waktu dekat ini. "Rencananya Ariska akan pulang ke Sumatera Utara (Medan) bulan ini. Dijadwalkan 26 November sekaligus pulang ke kampung halamannya," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Sumut, Elisa Marbun kepada wartawan, Senin (14/11/2016). Menurutnya, kedatangan Ariska Putri merupakan hal yang luar biasa dan membanggakan. Sebab, sebagai putri asli Sumut, Ariska merupakan sosok yang rendah hati dan sangat ramah kepada siapa saja. Bahkan di beberapa kesempatan, mantan runner-up tiga Puteri Indonesia itu terlihat hadir di momen besar, salah satunya Karnaval Kemerdekaan RI yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Balige. "Beliau itu kini menjadi ikon dunia dan tentunya Indonesia dan Sumut khususnya. Apalagi selama ini, kontestan asal Sumut belum pernah menjadi juara di ajang kontes kecantikan tingkat nasional," sebutnya. Dengan pencapaian prestasi tingkat dunia ini, lanjut E Marbun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sangat mengapresiasi dan merasa bangga, akhirnya putri dari provinsi ini jadi pemenang di kontes internasional, mengalahkan 76 kontestan lain di West Gate Las Vegas Resort & Casino, Amerika Serikat, Oktober lalu. "Ini menjadi motivasi bagi kita, termasuk Pemprov Sumut yang akan berupaya untuk memberikan perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda berbakat, terutama untuk pariwisata," katanya. Selain itu, Elisa juga menceritakan perbincangannya dengan Orangtua Ariska yang menyebutkan perasaan anaknya yang senang, meskipun hanya masuk lima besar di ajang tersebut. Namun ternyata, tanpa diduga, justru putri asal Sumut itu yang mendapatkan mahkota pertama. "Dari cerita orangtuanya, Ariska tidak menyangka bisa jadi juara satu. Padahal, katanya, dia sudah senang waktu namanya tidak dipanggil menjadi juara 3. Bahkan kata ibunya, ia juga sudah cukup puas di posisi runner-up, waktu pengumuman pemenang menyisakan dua kontestan lagi," jelasnya. Dituturkan Elisa, kemenangan ini juga merupakan kemenangan bagi Sumut. Sehingga penyambutan Miss Grand International oleh Pemprov Sumut nantinya akan dibuat sebaik mungkin. Apalagi menurutnya, kedatangan Ariska nantinya sekaligus pulang kampung sebelum kemudian melanjutkan lagi perjalanannya ke negara lain. (BS03)