Julius Raja, Misi Membangkitkan PSMS

Herman - Senin, 19 September 2016 10:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092016/3085_Julius-Raja--Misi-Membangkitkan-PSMS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Julius Raja

Beritasumut.com-Rasa haru, bangga dan bahagia berbaur jadi satu di hati Julius Raja. Pasalnya, pria yang akrab disapa King ini mendapat penghargaan kategori pembina olahraga pada cabang olahraga sepakbola pada peringatan Hari Olahraga Nasional  (Haornas) ke XXXIII yang diselenggarakan Pemprovsu.Meskipun mendapat penghargaan tidak membuatnya sombong. Ada misi yang belum terwujud hingga saat ini yakni ingin membangkitkan dan mengembalikan prestasi tim Ayam Kinantan. Untuk mewujudkan impian itu tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberhasilan PSMS di ajang sepakbola nasional tentu perlu dukungan masyarakat pecinta sepakbola, tokoh sepakbola dan pejabat pemerintah yang peduli dengan perkembangan sepakbola di Sumut, khususnya di Medan.“Penghargaan ini semakin membuat saya semakin termotivasi untuk mewujudkan PSMS kembali berjaya dalam dunia sepakbola di Indonesia. Selain itu, penghargaan yang diterima merupakan wujud nyata dari pemerintah yang peduli dengan perkembangan olahraga di Sumut,” ujar King, di Medan, Minggu (18/09/2016).Ia menambahkan penghargaan yang diterima merupakan tanggungjawab moral dan harus diwujudkan dengan misi membawa kembali PSMS kembali berjaya. Sebenarnya dalam mengurus PSMS harus dengan hati yang tulus dan jujur serta merasa memiliki PSMS. Bukan mengurus PSMS dengan dengan tujuan tertentu dan pribadi. PSMS milik masyarakat Medan bukan milik perorangan. Jadi intinya untuk membawa prestasi PSMS dibutuhkan masyarakat yang memiliki nilai ketulusan, kejujuran dan rasa memiliki serta saling bahu membahu untuk kepedulian PSMS.Bapak dua anak ini menuturkan Medan terkenal memiliki animo mayarakat yang besar terhadap sepakbola. Hal itu dapat dilihat dari selalu ramainya stadion ketika ada pertandingan-pertandingan yang digelar di Stadion Teladan. Sayangnya saat ini animo masyarakat terhadap sepakbola harus terganggu oleh beberapa hal negatif yang menghampiri dunia persepakbolaan di Medan. Pada dasarnya saat ini dunia persepakbolaan di Medan benar-benar membutuhkan perhatian tulus dari pemerintah, bukan hanya perhatian yang ditujukan untuk mendapatkan simpati masyarakat luas.“Semoga saja masalah-masalah yang muncul di dunia sepakbola di Sumut, khususnya di Medan secepatnya teratasi, agar nama baik Medan bisa kembali lagi di kancah sepakbola Nasional, bahkan Internasional dan tentunya harapan masyarakat Medan untuk dapat menikmati pertandingan sepakbola seperti dulu dapat terobati,” pungkasnya.Alumni Magister Manajemen UISU ini telah mengabdi selama 30 tahun sebagai pengurus PSMS, tentunya dirinya telah banyak mengetahui seluk beluk perkembangan PSMS dari jaman ke jaman. Dalam dunia sepakbola maupun olahraga di Sumut maupun di Medan namanya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat dan tokoh olahraga.Berbagai jabatan yang dipercayakan diemban dengan ketulusan, kejujuran dan tanggung jawab. Jabatan tersebut antara lain Ketua Umum PS Perisai Pajak. Pengurus PSMS (1985-2016), Pengurus Komda PSSI Sumut (1995-1996), Sekum PSSI Sumut (1996-2000), Wakil Ketua Pengprov PSSI Sumut (2011-2013), Wakil Ketua KONI Medan (2010-2018).Selain itu, Coaching Clinic FIFA tahun 1989, manajer dan wakil manajer PSMS, wakil manager PON Sumut tahun 1996 dan 2000, Pengawas pertandingan nasional PSSI tahun 1998, Ketua kontingen Medan pada Porwilsu 2010 dan 2014 dan berhasil membawa Medan sebagai juara umum, Ketua kontingen Medan pada Popropsu 2010 dan 2014 dan berhasil membawa Medan sebagai juara umum, dan executive comitee (Exco) PSSI (2015-2017).(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Sosok

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Sosok

Drama Kartu Merah dan Kontroversi, PSMS Tumbang 1-2 vs Bekasi City

Sosok

Rekor Kandang Bekasi City Dipertaruhkan, PSMS Siap Curi Poin

Sosok

Daftar Peraih Penghargaan Individu dan Tim Liga 2 2024/2025

Sosok

PSIM Promosi ke Liga 1, Tantang Bhayangkara FC di Final Liga 2

Sosok

Sriwijaya FC Bertahan di Liga 2 Usai Menang 1-0 Atas PSMS Medan