Amran Situmorang

Masuk USU Bagai Mukjizat, Tahu Lulus dari Siaran Radio

- Minggu, 10 April 2016 14:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Masuk-USU-Bagai-Mukjizat--Tahu-Lulus-dari-Siaran-Radio.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/BS02
Amran Situmorang
Beritasumut.com-Tidak bisa melihat bukan berarti tak bisa mendapatkan prestasi gemilang.Itulah yang dialami oleh Amran Situmorang. Saat masuk dan diterima menjadi mahasiswa Universitas Sumatera Utara(USU) adalah sebuah mukjizat Amran dan keluarganya. Pasalnya, dari delapan saudaranya, sampai saat ini hanya dia yang bisa mengenyam pendidikan tinggi.

"Hal ini menurut saya dan juga keluarga seperti sebuah mukjizat, karena sebelumnya tidak terbayang bisa menjadi mahasiswa USU. Untuk menyekolahkan anak-anaknya saja, kedua orangtua saya harus banting tulang menjadi petani di kampung," terang Amran.

Keikutsertaannya dalam ujian SPMB pada tahun 2004 silam juga bukanlah keinginannya. Karena pada waktu itu ia memiliki keinginan untuk langsung membantu kedua orangtuanya. Namun, sepertinya Tuhan berkehendak lain. Ajakan kedua kawannya yang dulu sama-sama satu sekolah, membuat Amran mengurungkan niatnya untuk tidak melanjutkan pendidikan.

"Tak ada sedikitpun saya terpikir untuk kuliah, tapi karena ajakan dari kawan akhirnya saya coba juga. Karena memang tidak berpikir kesitu, jadi waktu menghadapi SPMB tidak ada sedikitpun persiapan saya. Kemudian semua urusan pendaftaran ditangani oleh pihak yayasan," terang pemuda yang juga jago bermain piano ini.

Perasaan bahagia dan syukur tak terbendung lagi. Setelah semalaman Amran bersama dengan kawan-kawannya mendengarkan dengan seksama pengumungan ujian SPMB yang dibacakan di radio. Walaupun, hingga jam setengah empat pagi, tak satupun nama mereka di sebut. Namun, sekira pukul empat pagi Amran tidak percaya jika namanya dibacakan oleh sang penyiar, kalau ia lulus di Jurusan Etnomusikologi USU.

"Perasaan saya waktu itu antara senang dan sedih. Senang karena saya bisa lulus dan sedih karena kedua kawan saya yang mengajak saya justru tidak lulus. Pilihan saya ada dua, satu di Unimed dan satu lagi di sini(USU-red). Dan ternyata yang lulus di sini," ingat Amran.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Sosok

Presiden Jokowi Lantik Andi Amran Sulaiman Sebagai Mentan

Sosok

Amran, Warga Deli Serdang Pengidap Tumor Wajah Jalani Proses Pengobatan

Sosok

Keluarga Simanjuntak Kecewa dengan Hasil Rekonstruksi Pembunuhan

Sosok

Simanjuntak, Wartawan Media Mingguan Senior Tewas Ditikam 5 Liang

Sosok

Pembunuh Wartawan Ditangkap, Motifnya Masalah Utang Rehab Rumah

Sosok

Gubernur Lantik Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga