Beritasumut.com – Banjir yang melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sudah mulai surut, Ahad (18/1/2015). Sejumlah warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing.Warga yang tinggal di dekat aliran Sungai Batang Serangan, Langkat, mengkau nekat bertahan meskipun kerap terkena banjir.Salah satu warga penghuni sekitar daerah aliran Sungai Batang Serangan, Fauziah warga Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura ini, telah sepekan mengungsi ke posko pengungsian.Pagi tadi ia kembali ke rumahnya sedangkan empat anaknya masih berada di posko. Namun saat ia kembali ke rumah, pintu rumahnya rusak akibat terkena banjir dan tidak bisa dibuka.Sempat dibantu para tetangga, namun pintu rumahnya belum juga bisa dibuka. Dari jendela ia melihat seluruh barang di rumahnya basah. Kondisi rumah juga dipenuhi lumpur.Fauziah adalah satu diantara ratusan warga yang bertahan hidup di pinggir Sungai Batang Serangan. Ia telah hidup disini sejak 20 tahun lalu. Jarak bibir sungai dengan rumahnya hanya 15 meter.Sehari-hari janda empat anak ini bekerja sebagai pembaut rokok daun. Sejak banjir melanda ia sudah tidak bekerja selama 20 hari karena lokasi pembuatan rokoknya ikut terendam banjir.Fauziah mengaku tetap bertahan hidup di pinggir sungai meski kerap dilanda banjir karena tidak tau mau pindah kemana lagi.Ia berharap Pemerintah Kabupaten Langkat segera mengeruk Sungai Batang Serangan dan membuat tanggul di pinggir sungai untuk mengurangi dampak resiko banjir. (BS-033)