beritasumut.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) mengajak jurnalis di seluruh Kota Medan ikut berperan aktif mengawasi proses pemilu 2024. Hal ini disampaikan salah satu Komisioner Bawaslu Sumut, Saut Boeang Manalu dalam rapat kerja (raker) dengan insan media massa, cetak dan elektronik di Hotel Karibia Medan,Jumat (28/12).
Menurutnya, pekerjaan jurnalis hampir sama dengan pengawas Pemilu karena pers adalah pengawal pemilu karena tanggung jawab jurnalistik.
"Sedangkan Bawaslu adalah pengawas karena sistem. Karena itu perlu partisipasi agar mencegah pelanggaran pelanggaran Pemilu 2024," kata Saut Boeank Manalu.
Para komisioner Bawaslu Sumut juga telah sepakat untuk penyampaian informasi hanya melalui Divisi Humas, Data, dan Informasi Bawaslu yang dipimpin oleh Saut Boeank Manalu.
Dilanjutkannya, Bawaslu Sumut berjanji akan tetap memberikan ruang kepada wartawan dan masyarakat yang ingin melakukan klarifikasi dan lainnya terkait pengawasan Pemilu 2024.
Sedangkan saat ditanya terkait pelanggaran, Komisioner Bawaslu Sumut lainnya, Johan Alamsyah menyebutkan bahwa Bawaslu Sumut telah menangani 82 pelanggaran sejauh ini.
"Sedangkan kasus terbanyak ada di kota Medan. Kasus menonjol adalah terkait netralitas ASN, pelanggaran administrasi dari pemasangan alat peraga kampanye (APK), serta pelanggaran kode etik. Pelanggaran ada di hampir semua kabupaten/kota," kata Johan. (BS07)